10 Fakta Jelang Wolverhampton Vs Man City

Wolverhampton akan menghadapi Manchester City dini hari nanti (Alex Livesey/Getty Images)Wolverhampton akan menghadapi Manchester City dini hari nanti (Alex Livesey/Getty Images)

JakartaManchester City akan coba melekat Liverpool dengan kemenangan dari Wolverhampton Wanderers malam nanti. Berikut 10 fakta terkait duel tersebut.

Menyusul kemenangan Liverpool atas Leicester City dengan skor 4-0, Jumat (27/12/2019) dini hari WIB, City sekarang punya peluang untuk dapat menyalip ke posisi kedua dan gantian menguntit pemuncak klasemen Premier League.

Saat ini City tertinggal 14 poin dari Liverpool di posisi teratas dan tak boleh lagi gagal meraih poin penuh, mengingat rivalnya itu masih punya satu pertandingan simpanan.

Namun, Wolves bukan lawan yang gampang ditaklukkan alasannya yaitu empunya Molineux Stadium itu mengalahkan City 2-0 pada pertemuan pertama di Etihad Stadium. Bagaimana di duel kali ini? Berikut 10 fakta yang dilansir Opta terkait sabung itu.

– Setelah menang 2-0 di Etihad Oktober lalu, Wolves mengincar kemenangan dobel pertama di liga atas Man City semenjak 1999/2000 di divisi kedua, dan yang pertama di kasta teratas semenjak 1960/1961.

– Manchester City cuma sekali gagal mencetak gol dari 10 pertemuan terakhir dengan Wolves, total mencetak 21 gol. Satu-satunya kegagalan mencetak gol itu yaitu di pertemuan pertama ekspresi dominan ini Oktober kemudian (0-2).

– Wolves versus Manchester City yaitu duel ke-100 Premier League yang dihelat di hari Jumat. Tuan rumah punya 48 kemenangan dari 99 sabung sebelumnya (28 imbang 23 kalah). Hari Jumat jadi hari dengan rasio kemenangan tertinggi untuk tuan rumah di Premier League (48,5 persen).

– Wolves selalu kalah di tiga pertandingan Premier League terakhirnya di hari Jumat, sementara Man City cuma kalah sekali dari delapan pertandingan (4 menang 3 imbang).

– Wolves tidak pernah kalah dua kali beruntun di sangkar semenjak Januari, dikala kalah dari Liverpool dan Crystal Palace di Molineux.

– Manchester City sudah mencetak 50 gol dari 18 pertandingan Premier League ekspresi dominan ini – ini jadi kali kelima ada tim mencetak minimal 50 gol atau lebih sebelum paruh kedua ekspresi dominan ini. Empat sebelumnya dilakukan City (musim 2011/12, 2013/14, 2017/18, dan 2018/19).

– Wolves selalu mencetak gol dari 17 pertandingan terakhir di Premier League, tapi tidak pernah lebh dari dua gol. Di kasta teratas, hanya Brentford (21 sabung antara Oktober 1938-Februari 1939) yang punya rentetan sabung lebih panjang.

– Pep Guardiola sudah memenangi 99 sabung dari 132 sabung Premier League sejauh ini. Kemenangan atas Wolves akan membuatnya memecahkan rekor Jose Mourinho sebagai manajer tercepat meraih 100 kemenangan di Premier League, yakni 142 laga.

– Bek Wolves Conor Coady selalu bermain penuh di setiap sabung Premier League bersama Nuno Espirito Santo (56 laga). Dalam sejarah Premier League, hanya ada satu pemain yang punya jumlah sabung lebih banyak bersama satu manajer, yakni Mark Crossley di bawah asuhan Frank Clark, pada 1994 sampai 1996.

– Kevin De Bruyne terlibat dalam hadirnya 19 gol dari 19 penampilan terakhir sebagai starter (7 gol, 12 assist), dan punya lebih banyak assist dari pemain lain di kompetisi ekspresi dominan ini. (10)

Simak Video “ Tinggalkan AC Milan, Cutrone ke Wolverhampton
[Gambas:Video 20detik]