5 Fakta Death Stranding, Game Agresi Anyar Dari Hideo Kojima

5 Fakta Death Stranding, Game Aksi Anyar dari Hideo Kojima Foto: istimewa5 Fakta Death Stranding, Game Aksi Anyar dari Hideo Kojima Foto: istimewa

Jakarta – Penggemar video game di seluruh dunia niscaya sudah sangat menunggu kehadiran game Death Stranding. Game dengan genre action ini kesannya rilis di platform PlayStation 4 pada hari ini, Kamis (8/11/2019).

Death Stranding digarap oleh Hideo Kojima yang dikenal sebagai empunya serial game Metal Gear. Sejak pertama kali diumumkan di ajang E3 2016, game ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh penggemar video game.

Sudah tidak sabar ingin memainkan Death Stranding sesudah menunggu bertahun-tahun? Simak fakta-fakta menarik perihal game ini yang dirangkum detikINET:

1. Game Pertama Kojima Setelah Pisah dengan Konami

Pada Oktober 2015, Hideo Kojima meninggalkan Konami sesudah lebih dari 30 tahun berkarier dengan developer game asal Jepang tersebut. Tidak berapa usang sesudah berpisah dengan Konami, Kojima mengumumkan bahwa Kojima Productions akan menjadi perusahaan independen dan bermitra dengan Sony Computer Entertainment.

Saat itu, Kojima juga mengumumkan bahwa game pertama yang ia kembangkan sesudah berpisah dari Konami akan dirilis pribadi untuk PlayStation 4. Pada ajang konvensi game E3 2016, Kojima mengumumkan kehadiran Death Stranding dan trailernya.

Walau terlihat menyeramkan, Kojima tidak ingin Death Stranding disebut sebagai game horor. Karena ia memasukkan cukup banyak unsur humor ke dalamnya.

2. Diisi Bintang Hollywood

Untuk memerankan abjad di Death Stranding, Kojima menggaet beberapa pemain drama ternama Hollywood. Aktor-aktor ini menyumbangkan motion capture, pemindaian 3D dan mengisi bunyi para karakter.

Karakter utama Sam Bridges diperankan oleh Norman Reedus yang dikenal sebagai Daryl Dixon di serial The Walking Dead. Selain itu ada juga pemain drama Mads Mikkelsen, Lea Seydoux, Margaret Qualley, Tommie Earl Jenkins, Troy Baker dan Lindsay Wagner.

Beberapa sutradara ternama Hollywood juga ikut terlibat ibarat Guillermo Del Toro, Nicholas Winding Refn dan Edgar Wright.

3. Sinopsis

Death Stranding mengambil latar belakang Amerika Serikat sesudah event apocalyptic yang disebut Death Stranding. Event ini mengakibatkan munculnya makhluk tidak terlihat yang disebut “beached things” atau BT.

BT sanggup mengakibatkan ledakan yang disebut voidouts dikala mereka mengkonsumsi jenazah dengan cara necrosis. Mereka juga sanggup menimbulkan hujan yang disebut Timefall yang tetesannya sanggup membuat sesuatu menua dengan sangat cepat dan kesannya mati.

Event ini merusak infrastruktur AS dan memaksa penduduknya untuk mengungsi di koloni yang disebut KNOTs yang merupakan penggalan dari United Cities of America (UCA). Koloni ini sangat bergantung pada perusahaan berjulukan Bridges yang mempekerjakan kurir berani untuk mengantarkan suplai.

Salah satu kurir berjulukan Sam Porter Bridges diminta oleh ibunya yang juga Presiden UCA, Bridget, untuk menyatukan semua koloni dengan Chiral Network memakai material berjulukan Chiralium.

4. Gameplay

Death Stranding yaitu game agresi dengan mode open world yang memungkinkan mode multiplayer. Pemain mengontrol Sam Bridges, kurir perusahaan Bridges. Ia ditugaskan untuk mengantarkan kargo ke aneka macam koloni insan sekaligus menghubungkan mereka ke sistem komunikasi berjulukan Chiral Network.

Pemain dinilai oleh perusahaan dan akseptor kargo menurut performa mereka. Penilaian ini lalu sanggup dipakai untuk meningkatkan statistik pemain.

Musuh utama pemain yaitu makhluk kasat mata yang disebut BT. Selain itu ada juga MULE, kurir durjana yang sanggup mencuri kargo orang lain untuk lalu mereka antarkan sendiri.

Pemain sanggup mengambil kembali kargo yang ditinggalkan pemain lain untuk menuntaskan proses pengantaran mereka. Tapi mereka tidak akan secara langsung berinteraksi dengan pemain lain di dunia ini.

Seiring dengan meluasnya Chiral Network, pemain sanggup mengakses peta dan memakai cetak biru untuk membuat item dan struktur ibarat tali, jembatan dan genset.

5. Rilis

Death Stranding sudah dirilis untuk platform PlayStation 4 pada 8 November 2019. Game ini ditujukan untuk pemain sampaumur di atas 17 tahun alasannya yaitu menerima rating M dari ESRB.

Saat ini Death Stranding sudah sanggup dibeli di PlayStation Store. Ada dua versi yang sanggup diunduh yaitu versi standar yang dibanderol dengan harga Rp 829.000 dan versi deluxe yang dihargai Rp 1,139 juta.

Sementara untuk platform lainnya kalian harus sabar menunggu. Versi PC akan dirilis untuk Microsoft Windows oleh 505 Games pada kuartal kedua tahun 2020.

Simak Video “PlayStation 5: Jeroan SSD sampai Kontroler dengan Teknologi Haptic
[Gambas:Video 20detik]