Bbn-Kb Dki Jakarta Naik Jadi 12,5%, Efeknya Tidak Signifikan

Ilustrasi diler mobi/Foto: MitsubishiIlustrasi diler mobi/Foto: Mitsubishi

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta resmi menaikan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) menjadi 12,5%. Sebelumnya, tarif BBN-KB di wilayah Jakarta yakni 10%.

Menurut Head of Sales and Marketing Group Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Yahya, kenaikan BBN-KB di Jakarta ini tidak akan terlalu berdampak bagi konsumen maupun APM.

“Mudah-mudahan tidak, alasannya yakni gini, sosialisasi BBN 12,5 persen itu kan sudah usang di Botabek (Bogor, Tangerang, Bekasi). Terus (yang di Jakarta) dimundur-mundur. Saya harap konsumen sudah siap,” kata Imam kepada wartawan di Jakarta.

Lanjut Imam, dari segi kenaikan harga kendaraan bermotor, efeknya tidak terlalu besar. Artinya, calon konsumen tidak menyebabkan besaran BBN sebagai pertimbangan utama ketika ingin membeli mobil.