Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Terkenal Di Indonesia

Merayakan Sang Guru dan Maestro Batik di Koleksi Terbaru Iwan Tirta

Jakarta – Sembilan tahun berlalu semenjak batik dikukuhkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Hingga kini, legalisasi secara internasional itu masih diperingati dengan suka cita dan rasa besar hati oleh masyarakat Indonesia, menjadi Hari Batik Nasional.

Terbukti setiap tanggal 2 Oktober, rakyat Indonesia merayakan Hari Batik Nasional, tak terkecuali di tahun ini. Ya, Selasa (2/10/2018) besok, kita akan melihat kembali momen batik menjadi wasta Nusantara pujian Indonesia.

Nah untuk menyambut Hari Batik Nasional, tak ada salahnya kalau kau mengenal beberapa motif batik yang cukup dikenali masyarakat dari aneka macam kalangan. Dari ratusan motif batik yang ada di Indonesia, sedikitnya ada dua yang terbilang paling terkenal dan umum. Motif-motif batik ini kerap dimodifikasi dalam aneka macam model busana sehingga tampil lebih kekinian.

Baca Juga: Selamat Hari Batik Nasional! Yuk, Makin Cinta dengan Kain Tradisi Indonesia

Adalah parang, yang merupakan motif batik dasar paling bau tanah berasal dari Jawa. Parang mengandung makna tidak pernah menyerah, menyerupai ombak maritim yang tak pernah berhenti bergerak.

Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Populer di Indonesia Motif batik parang. Foto: istimewa


Ada beberapa jenis motif batik Parang, diantaranya Parang Rusak, Parang Barong, Parang Kusumo, Parang Kecil, Parang Slobog dan Parang Klitik. Menjadi motif batik paling populer, ternyata pada zaman dahulu tidak semua motif bendo boleh digunakan setiap orang.

Seperti Parang Barong yang dicirikan dengan bentuk bendo berukuran besar dan merupakan induk dari semua motif parang. Para Barong hanya boleh digunakan oleh raja pada acara-acara tertentu saja. Barong, berarti singa dan mencerminkan sesuatu yang agung serta besar, mirip raja.

Sementara Parang Kecil, biasa dikenakan para putri atau perempuan di kalangan kerajaan. Parang Kecil mengesankan perempuan yang lebih lembut dan feminin.

Ada pula Parang Rusak yang hanya boleh dikenakan penguasa dan ksatria. Parang Rusak melambangkan ombak yang selalu menghantam karang pantai; tak pernah menyerah, berani dan gigih.

Tak kalah terkenal dari motif parang, ada motif kawung yang juga cukup umum digunakan orang Indonesia sebagai busana modern. Batik dengan corak kawung memiliki makna yang melambangkan cita-cita biar insan selalu ingat akan asal usulnya.

Besok Hari Batik Nasional, Kenali 2 Motif Batik Paling Populer di Indonesia Motif batik kawung. Foto: istimewa


Batik ini berpola bulatan yang serupa dengan buah kawung yang ditata rapi secara geometris. Untuk kau yang belum tahu apa itu buah kawung, yaitu sejenis buah kelapa, yang terkadang juga dianggap sebagai buah kolang-kaling.

Baca Juga: Bangga! Keunikan Batik Indonesia Memesona Warga Italia di Roma

Di Hari Batik Nasional besok, batik terkenal mana yang akan kau pakai untuk ikut merayakannya?