Buntut Dilema Uighur, Komentator China Ogah Sebut Nama Oezil

Nama Mesut Oezil masih diboikot oleh komentator China, kendati tubruk Arsenal sudah disiarkan lagi. (Foto: Mark Kerton/PA via AP)Nama Mesut Oezil masih diboikot oleh komentator China, kendati tubruk Arsenal sudah disiarkan lagi. (Foto: Mark Kerton/PA via AP)

Bournemouth – Gelandang Arsenal, Mesut Oezil masih diboikot di China alasannya ialah komentarnya soal muslim Uighur. Saat melawan, Bournemouth namanya tidak disebut sama sekali.

Stasiun televisi China kesudahannya menyiarkan tubruk Arsenal, ketika menghadapi Bournemouth di tubruk Boxing Day Liga Inggris, Kamis (26/12). Namun, menyerupai dilansir Daily Mail, komentator China tidak menyebut nama Oezil sama sekali sepanjang pertandingan berlangsung.

Saat susunan pemain dibacakan, nama Oezil tidak disebutkan. Sementara pemain-pemain lain yang diturunkan Mikel Arteta, yang menjalani debutnya sebagai manajer Arsenal, tetap dibacakan.


Tak cuma dalam susunan pemain, Oezil juga tak disebut sama sekali sepanjang laga, yang berakhir imbang 1-1. Bahkan ketika digantikan Joe Willock pada menit ke-75, nama Oezil juga disebut komentator.

Sikap komentator tersebut masih menjadi bab dari upaya China memboikot Oezil di negaranya. Hal itu dikarenakan Oezil sempat mengecam China alasannya ialah dianggap menindas etnis muslim Uighur, yang kabarnya ditahan di kamp konsentrasi di Xinjiang.

Bukan cuma pemboikotan di media yang dialami Oezil. Pemain berdarah Jerman-Turki itu juga dihilangkan dari mesin pencari di internet dan video game di Negeri Tirai Bambu.

Simak Video “Sisi Lain Oezil: ‘Akrab’ dengan Erdogan Sampai Bela Muslim Uighur
[Gambas:Video 20detik]