Canggih! Nissan Leaf Dapat Jadi Genset Rumah Dan Gedung

Nissan Leaf Foto: NissanNissan Leaf Foto: Nissan

JakartaNissan bakal segera menjual produk kendaraan beroda empat listriknya di Indonesia tahun depan, yakni Nissan Leaf. Mobil listrik ini tak hanya dapat digunakan untuk berkendara, tapi juga sumber listrik bagi rumah.

Senior Manager EV Operations Department Global EV Divison Nissan, Ryusuke Hayashi menyampaikan di Jepang, mati listrik kerap terjadi alasannya faktor musibah yang sering terjadi menyerupai angin puting-beliung dan gempa. Dari situ, kendaraan beroda empat dapat digunakan sumber pasokan listrik layaknya genset.

“Jepang sering terjadi blackout alasannya topan, badai. Nissan punya baterai besar, dan kendaraan beroda empat Nissan dapat share energi ke rumah atau gedung,. Makara energi dihasilkan oleh Anda dan diproduksi untuk Anda,” ujar Hayashi ditemui di Nissan Techincal Center di Atsugi, Jepang.

Nissan LeafNissan Leaf Foto: Zulfi Suhendra/detikcom

Dia mencontohkan sebuah Nissan Leaf yang punya kapasitas baterai 40 kilowatt per hour (kwh) dengan daya baterai full dapat menerangi listrik rumah dengan daya 1.300 watt hingga 27 jam.

Simulasi hitungannya, kapasitas baterai Nissan Leaf 40 kwh setara dengan 40.000 watt. Namun, dikatakan Ryusuke, biasanya yang terpakai hanya 95% dari kapasitas penuh yakni 36.000 watt. Nah, 36.000 watt dibagikan daya listrik rumah 1.300 watt, jadi waktu yang dihasilkan sekitar 27 jam.

Nissan LeafNissan Leaf Foto: Zulfi Suhendra/detikcom

“Tapi, di rumah pun tidak selalu 1.300 watt terpakai semua kan, jadi dapat lebih dari 27 jam,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut diharapkan infrastruktur yang disebut bidirectional electric power system. Alat ini dapat mengecas kendaraan beroda empat listrik juga mengambil energi dari kendaraan beroda empat listrik untuk disuplai ke rumah. Di Jepang, harganya berkisar US$ 4.000 atau sekitar Rp 56 juta.

“Di Jepang sudah ada, kita dapat suplai ke rumah atau listrik ke gedung,” tuturnya.

Dia mendemonstrasikan sistem kerja alat tersebut di daerah parkir kantornya. Ada 6 kendaraan beroda empat listrik Nissan terparkir dengan bidirectional charger tadi. Bentuknya tak jauh berbeda dengan charger kendaraan beroda empat listrik yang dikembangkan di Indonesia. Selain itu, ada controlling system yang berupa komputer untuk mengendalikan arus listrik tersebut, keluar atau masuk.

Simak Video “Mobil-mobil Masa Depan Ala Nissan
[Gambas:Video 20detik]