Cerita Bahjatina, Model Berhijab Langganan Pemotretan Koleksi Lebaran

Cerita Lindswell Kwok Belajar Berhijab, Ngumpet-Ngumpet di Mobil

Jakarta – Salah satu profesi yang tak lepas dari kemeriahan bulan ampunan di Indonesia yaitu model berhijab. Para model ikut sibuk menjalani pemotretan koleksi Lebaran, bahkan sebelum bulan ampunan tiba.

Model berhijab yang sering digandeng merk busana muslim yaitu Bahjatina. Wanita asal Jakarta ini memulai debutnya sebagai finalis Putri Muslimah tahun 2015.

Bahjatina juga digandeng menjadi bab dari HIJUP Model Look semenjak tahun 2015. Sejak ketika itu, wajahnya hampir selalu ada di aneka macam media umum merk busana muslim terkenal menyerupai Vanilla Hijab dan Heaven Light.

Cerita Bahjatina, Model Berhijab Langganan Pemotretan Koleksi LebaranBahjatina ketika berpose untuk koleksi busana muslim. Foto: Instagram/HeavenLight



Tina, sapaan akrabnya menjalani jadwal pemotretan yang padat untuk koleksi Idulfitri 2019. Persiapan koleksi tersebut dilakukan sebelum bulan ampunan tiba.

“Sebelum bulan Ramadhan saya hampir enggak punya hari libur, ya saya maklum sih alasannya yaitu brand-brand lokal ingin ngejar koleksi Ramadan, jadi saya berusaha menyesuaikan juga. Kaprikornus di bulan bulan ampunan ini kegiatan foto saya tidak mengecewakan berkurang, dan saya punya waktu lebih buat ibadah dan buka puasa bareng keluarga,” ungkap Bahjatina kepada Wolipop, dihubungi via telepon, Senin (27/05/2019).

Mengejar peluncuran koleksi Ramadan, Bahjatina dapat melaksanakan pemotretan enam kali dalam satu minggu. Terkadang, ia pun tak mempunyai waktu libur alasannya yaitu harus menghadiri aneka macam usul acara.

Memasuki Ramadan, ia mengaku mengurangi kegiatan supaya dapat punya waktu lebih untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga. Pemotretan yang tadinya hampir setiap hari, ia batasi menjadi 4-5 hari selama satu minggu.

“Alhamdulillah usul program masih banyak berdatangan, tapi saya sesuain dengan jadwalku dan nggak mau memaksakan, jadi saya berusaha tiba yang sesuai sama waktuku. Karena saya nggak mau kehilangan momen ibadah yang maksimal,” tutur perempuan berusia 26 tahun ini.

Dengan waktu yang terbatas, Tina berusaha menjaga profesionalitas dalam bekerja. Kini ia bergabung ke dalam Iskanti Management supaya jadwal pemotretan dan endorsement dapat dikelola dengan baik.

“Kuncinya berusaha selalu disiplin sama waktu dan being professional sama kerjaan. Sebagai model, sebelum melaksanakan foto atau kerja, saya udah menghitung kapan waktu untuk berangkat, on the way di jalan, make up hingga sanksi foto dan waktu selesainya.
Jadi saya dapat lebih efisien dan gampang ngatur banyak jadwal dalam satu hari,” tutup Tina.