Cerita Lindswell Kwok Bisnis Busana Muslim Sesudah Mualaf Pensiun Wushu

Sivia Azizah: Dari Blink Kini Kaprikornus Hijabers Hypebeast

Tangerang – Lindswell Kwok sempat mengejutkan publik sehabis menjadi mualaf dan dipersunting Achmad Hulaefi, sahabatnya sesama atlet wushu. Dua tahun menyembunyikan identitas agamanya, Lindswell sekarang tampil di depan publik dengan busana berbeda.

Peraih medali emas cabang olahraga Wushu di Asian Games 2018 ini mantap berhijab dan berbusana syar’i.

Lindswell juga tetapkan pensiun dari Wushu, cabang olahraga yang membesarkan namanya. Sebutan Ratu Wushu Indonesia, ia lepaskan dengan hormat tak hanya alasannya yaitu proses hijrahnya tapi juga cedera yang ia alami.

Mengisi waktu senggang sehabis pensiun dari Wushu, Lindswell mulai membuatkan bisnis di bidang fashion. Didukung sang suami, Lindswell menciptakan clothing line berjulukan Kianne.


Cerita Lindswell Kwok Bisnis Busana Muslim Setelah Mualaf & Pensiun WushuLindswell Kwok sekarang bisnis busana muslim. Foto: Ari Saputra/detikFoto


“Awalnya saya cari gamis (buat digunakan sendiri). Nah, tapi yang saya temukan itu style-nya kurang pas sama aku. Ada yang terlalu polos banget, dan bahannya panas. Namanya atlet tuh suka gerahan, nggak sanggup diam. Pengennya yang adem, yang ringkes,” tutur Lindswell Kwok kepada Wolipop, di kediamannya bilangan Pondok Aren, Tangeran Selatan, Jumat (10/5/2019).

Setelah itu, Lindswell Kwok mencoba menciptakan bajunya sendiri. Ia turun eksklusif untuk mendesain, membeli kain, sampai diproduksi oleh penjahit. Wanita kelahiran 1991 ini mengutamakan kualitas materi yang nyaman, sejuk, dengan desain yang simpel.

“Pertama yang saya cari itu materi yang adem, kemudian yang polos, jika yang bermotif, nggak terlalu berlebihan. Akhirnya dari sana, suami bilang kau kenapa nggak bikin clothing line aja sendiri? Ya sudah saya coba, cari sendiri, alasannya yaitu yang saya pengen kan bahannya bagus, nyaman,” jelas Lindswell.

Potongan abaya dan outerwear jadi pilihan Lindswell untuk koleksi pertama Kianne. Warna-warna yang ia pilih, sesuai dengan karakternya yang lembut. Nuansa dusty rose, abu-abu, dan hitam tertuang dalam busana bersiluet longgar.

Cerita Lindswell Kwok Bisnis Busana Muslim Setelah Mualaf & Pensiun WushuLindswell Kwok di kediamannya, daerah Pondok Aren, Tangerang. Foto: Ari Saputra/detikFoto

“Aku dari dulu memang suka warna-warna yang nggak terlalu ramai. Waktu dulu, kostum wushu kan juga desain sendiri. Kalau orang lain senangnya yang ramai gitu ya, jika saya sukanya yang polos aja. Satu kostum nggak lebih dari dua warna,” tutur perempuan berdarah Medan ini.

Busana abaya yang ia buat tak hanya diperuntukkan untuk muslimah berhijab syar’i. Justru, melalui Kianne, ia ingin mengatakan bahwa tampil tertutup juga tetap sanggup terlihat manis dan elegan. Orang yang tidak berhijab pun sanggup menggunakan abaya.

“Dimulai dari hal-hal sederhana dulu untuk mengenalkan ke mereka bahwa perempuan itu manis nggak harus pakai baju minim, nggak harus pakai baju ketat, nggak harus menunjukkan lekuk tubuhnya ke orang-orang. Pakai gamis atau abaya juga bakal cantik,” terangnya.

Berbisnis merupakan sesuatu yang gres baginya. Untuk itu, ia mengaku masih berguru dari nol. Ia berhubungan dengan saudaranya merintis dan melaksanakan segala sesuatu sendiri semoga sanggup memahami setiap detail prosesnya.

“Pokoknya saya bisnis ini untuk belajar, yang saya utamain itu saya punya aktivitas tapi tetap sanggup di rumah,” terangnya.

Kini, Lindswell tengah mempersiapkan koleksi terbaru untuk Hari Raya. Koleksi pertamanya telah diluncurkan beberapa waktu kemudian dan menerima sambutan hangat. Koleksi outer dan abayanya dibanderol mulai dari harga Rp 630.000.

Simak Juga “Meriahnya Suasana Resepsi Pernikahan Hulaefi-Lindswell”:

[Gambas:Video 20detik]

Cerita Lindswell Kwok Bisnis Busana Muslim Setelah Mualaf & Pensiun Wushu