Di Balik Indahnya Batik Obate Ada Tangan Kreatif Gadis Manis Ini

Merayakan Sang Guru dan Maestro Batik di Koleksi Terbaru Iwan Tirta

Jakarta – Batik tulis Obate banyak memukau para pecinta seni batik alasannya memperlihatkan batik yang berkelas. Namun siapa sangka ada wanita manis di balik indahnya Batik Obate, beliau adalah Chen Wei Ciu atau biasa disapa Wike.

Terlahir dari keluarga yang menyayangi batik, Wike sebelumnya tidak tergerak hati untuk memperhatikan batik. Apalagi pendidikan yang ditekuninya yaitu sekolah bisnis. Hobinya pun jauh dari batik, menyerupai membaca buku, mendengarkan musik, travelling, memotret, kemudian memasak dan dancing.

Waktu pun mengenalkannya pada seni batik dan mulai berkecimpung dengan industri batik tulis. Lambat laun beliau mulai menangani desain-desainnya secara mandiri. Wike menggambarkan proses pembuatan desain batik itu menyerupai pelangi.

Di Balik Indahnya Batik Obate Ada Tangan Kreatif Gadis Cantik Ini Foto: batik obate

Menurutnya suasana nyaman tidak bisa menghasilkan desain yang out of the box atau yang antimainstream. Dia mengumpamakan proses pembuatan desain Batik Obate memerlukan hujan deras dan badai, untuk memunculkan pelangi yang manis rupawan.

Bagi Wike, menciptakan desain Batik Obate yaitu kerja keras yang penuh ide kreatif. Batik bukan sekadar lukisan atau helaian kain, tapi batik harus bisa dipakai sebagai pakaian yang nyaman dalam banyak sekali kesempatan. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Wike. Meskipun ia bahagia melukis dan menggambar, tidak selalu hasil lukisan atau gambarannya bisa diterapkan pada desain batik.

Adakalanya desain yang berdasarkan Wike sangat bagus, ternyata tidak bisa diterapkan pada kain. Akibatnya, kainnya bolong (berlubang), warna tidak rata, komposisi pewarnaan tidak sesuai, gagal proses produksi, sampai kesannya jauh panggang dari api.

Kalau sudah demikian, Wike hanya “memuseumkan” desainnya. Kain-kain batik tersebut tidak dijual. Menurutnya Batik Obate hanya menjual produk yang paripurna uji quality control-nya.

Proses kreatif Wike sering pula melibatkan Bu Widya dan suaminya (Pak Rendy). Mereka sering mengembangkan ide pattern design, kemudian Wike akan mengeksekusi dalam bentuk desain. Kadang Wike pun harus mendengarkan orang-orang bercerita, kemudian mendapat ide dasar. Sering pula ia harus bolak-balik nonton YouTube untuk mendapat ide gres dan istimewa.

Di Balik Indahnya Batik Obate Ada Tangan Kreatif Gadis Cantik Ini Foto: batik obate

Wike juga banyak membaca buku-buku batik untuk proses kreatifnya. Model batik lawasan dari era 19-an dari dalam maupun luar negeri pun menjadi bab dari sumber ide kreatifnya.

Kerja kreatif Wike masih tergantung mood, tidak bisa didesak-desak, dan bukan kerja kantoran yang sistematis. Toh, kelebihan Wike sebagai desainer; sekali turun dengan satu ide, kemudian ide lainnya meluber menyerupai limpahan air hujan.

Desain-desain Batik Obate seluruhnya menjadi tanggung jawab Wike, baik dari desain fauna maupun flora.

Di Balik Indahnya Batik Obate Ada Tangan Kreatif Gadis Cantik Ini Foto: batik obate

Selain desain yang jadi ciri Batik Obate, menyerupai motif bangau, naga, ayam jago, phoenix, sawunggaling, garuda, atau merak; Wike selalu menciptakan desain-desain khusus untuk Batik Obate.

Bagi yang tertarik melihat proses membatik Wike bisa tiba ke Batik Obate di Ruko Simprug Gallery Unit Blok S, Jl. Teuku Nyak Arief No. 10, Kebayoran Lama Jakarta Selatan 12220, nomor telepon +6221 2923 6604 atau message di +62813 1094 6267 dengan update produk-produk di web batikobate.com.

Para pengguna medsos juga bisa mengecek update Batik Obate lewat instagram @batikobate atau Facebook Batik Obate. Demi menghindari pembajakan, pada setiap produk yang dirilis Batik Obate terdapat nama Chen Wei Chiu.

Simak Video “Cara Kece Manfaatkan Limbah Kain Batik
[Gambas:Video 20detik]