Di Uni Emirat Arab, Harus Punya Surat Izin Untuk Dapat Jadi Selebgram

Model Cantik Kaprikornus Sensasi, Ngaku sanggup DM dari Ronaldo Hingga Neymar

Jakarta

Menjadi influencer atau selebgram jadi cita-cita banyak orang. Profesi tersebut diketahui menghasilkan banyak uang sampai memungkinkan mereka traveling keliling dunia. Namun bermodalkan kamera dan baju anggun saja tak cukup untuk jadi selebgram di Uni Emirat Arab. Mereka butuh lisensi atau surat izin semoga bisa mendapatkan endorsement untuk foto bersponsor.

Hal tersebut merupakan peraturan gres yang dikeluarkan oleh National Media Council Uni Emirat Arab. Aturan ini mewajibkan selebgram yang sering mempromosikan merk atau produk melalui media umum harus mempunyai lisensi khusus. Hal ini menjadi duduk kasus tersendiri bagi para influencer alasannya yaitu mereka harus mengeluarkan uang sebesar $4,000 (Rp 59 jutaan).

“Itu jelek dan baik. Itu jelek alasannya yaitu sangat mahal dan banyak orang tidak bisa membayar lisensi. Tapi saya pikir Dubai mengelurkan hukum ini alasannya yaitu ada banyak orang di Instagram yang tidak serius. Hukum ini mengharuskan mereka jadi sangat serius dan mereka perlu untuk benar-benar menyukai fashion dan apa yang mereka lakukan,” kata Leena Al Ghouti dilansir Vogue.

Leena Al Gouti sendiri yaitu salah satu selebgram dengan banyak pengikut di Instagram. Pemilik akun @leenaalgouti tersebut dikenal dengan gaya busana stylish yang jadi panutan para hijabers. Wanita keturunan Palestina-Kanada itu mulai menjadi selebgram setahun lalu. Sebelum dikenal sebagai selebgram, ia bekerja sebagai desainer grafis dan art director untuk Kantor Kebudayaan Sheikha Manal Bint Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

“Aku meninggalkan pekerjaanku alasannya yaitu saya ingin rehat untuk berpikir mengenai apa yang benar-benar ingin saya lakukan. Saat kuliah, saya awalnya ingin berguru fashion tapi saya menentukan desain grafis. Instagram membuatku sadar bahwa saya bisa melaksanakan keduanya,” ungkap perempuan dengan lebih dari 1.300 pengikut tersebut.

Meski mengenakan hijab, perempuan 26 tahun ini memang punya gaya yang lebih tomboy. Tak heran bila Leena kerap menggunakan busana yang terinspirasi gaya pria. Melalui Instagram, Leena pun bisa mengekspresikan diri. “Aku tidak percaya pada dress. Aku berguru semenjak kecil bahwa kau bisa menggunakan apa saja dan terlihat stylish,” tuturnya.

Mengenai hijab yang dikenakannya,Leena ingin semoga orang melihat itu sebagai bab dari dirinya bukan sekadar kain epilog kepala. “Karena itu yaitu bab dari diriku, yang menunjukkan siapa aku,”kataLeena.