Dian Sastrowardoyo Rampok Plastik Di Jalanan Demi Selamatkan Laut

Sejauh Mata Memandang Buka Pameran yang Ajak Anak-anak Cintai Laut

Jakarta – Pencemaran laut Indonesia yang semakin memprihatinkan menggugah hati aktris Dian Sastrowardoyo untuk beraksi demi menyalamatkan maritim Nusantara. Ia bahkan rela turun ke jalan untuk menukar kantong plastik bawaan orang lain dengan tas kain.

“Baru-baru ini, saya sama teman-teman, didukung beberapa gerakan peduli lingkungan, melaksanakan agresi rampok plastik pas car free day di Jakarta. Kami menunjukkan kantong kain gratis buat orang-orang yang lagi bawa kantong plastik,” ungkap Dian Sastrowardoyo dikala jumpa pers bazar ‘Laut Kita’ persembahan Sejauh Mata Memandang di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Setiap orang yang kedapatan menenteng kantong plastik, Dian Sastrowardoyo eksklusif menghampirinya. Bintang ‘Ada Apa dengan Cinta?’ ini kemudian memberi tas kain secara cuma-cuma dengan syarat kantong plastik yang mereka bawa sebagai imbalannya. “Banyak yang mengira saya lagi jualan tas kain. Hehehe,” kata Dian.

Dari agresi tersebut, ibu dua anak ini dan teman-temannya sukses mengumpulkan 1.000 kantong plastik hasil barteran 450 kantong kain. Kantong plastik itu kemudian disulap menjadi instalasi seni di bazar ‘Laut Kita’ yang berlangsung pada 22 April – 16 Juni 2019. Adapun bazar tersebut dibuka berbarengan dengan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April.

Menurut Dian Sastrowardoyo, lautan Indonesia sudah darurat polusi kantong plastik. Ia menyebut inovasi 6 kg kantong plastik di dalam perut ikan paus yang terdampar di pantai Sulawesi menjadi buktinya.

Belakangan, wanita 37 tahun ini sudah mulai mengurangi penggunaan kantong plastik, styrofoam dan sedotan yang berpotensi mencemari laut. “Aku gres tahu, tidak semua sampah bernasib sama di daerah pembuangan akhir. Ternyata cuma satu persennya yang didaur ulang. Apa kabarnya yang 99 persen? Ada yang tercecer dan hanyut ke lautan,” ungkap Dian Sastrowardoyo.

“Kalau saya tidak segera mengubah gaya hidupku, itu berarti saya sedang meracuni anak cucuku sendiri. Mungkin efeknya gres kita rasakan nanti. Laut semakin terkotori dan ikan-ikan sudah bercampur dengan mikroplastik dan nanopalstik yang membahayakan kesehatan manusia,” tambah Dian.

Tonton juga: Bahagianya Dian Sastro Bisa Sukses ‘Rampok Plastik’

[Gambas:Video 20detik]