Dugaan Penipuan, Kanye West Dan Yeezy Berurusan Dengan Aturan Lagi

Fakta-fakta Sneakers Yeezy yang Bikin Orang Jakarta Rela Antre Sejak Malam

New York CityKanye West, rapper flalmboyan sekaligus desainer di balik kesuksesan Yeezy, sedang tersandung problem hukum. Ia digugat oleh sebuah perusahaan kain asal Jepang atas dugaan penipuan.

Gugatan untuk Kanye West sekaligus perusahaan Yeezy Apparel tersebut tiba dari Toki Sen-I Co. Di dalam dokumen legalnya, perusahaan tersebut mengklaim Kanye dan Yeezy berusaha menipunya dengan mendirikan perusahaan palsu.


Kanye WestKanye West (Foto: Getty Images)

Toki Sen-I Co menyebut sudah berkolaborasi dengan Kanye semenjak 2015. Seperti dikabarkan People, permasalahan timbul dikala Toki menagih uang muka untuk kain fleece pesanan Kanye. Namun, suami Kim Kardashian itu disebut menolak untuk membayar tagihan senilai US$ 624.051 atau sekitar Rp 8,8 miliar itu.

Dalam gugatannya, Toki Sen-I Co meyakini Yeezy Apparel ialah perusahaan bodong karena beroperasi tanpa aset model dan investor. Perusahaan tersebut ada hanya demi laba langsung Kanye.

Sampai dikala ini belum ada respons dari Kanye dan perwakilan Yeezy Apparel terkait tuntutan tersebut. Ini bukan kali pertamanya Kanye dan Yeezy berurusan dengan pengadilan.

Dugaan Penipuan, Kanye West dan Yeezy Berurusan dengan Hukum LagiFoto: Getty Images

Tahun lalu, Kanye West bertarung di pengadilan untuk nama Yeezy melawan perusahaan pakaian China, Fujian Baby Network Technology Co.. Perusahaan ini menggunakan nama ‘Yeezy Boost’ untuk produk pakaian yang dijualnya pada Juni 2017 lalu.

Kanye West sudah memegang hak cipta nama Yeezy untuk sneakers buatannya semenjak 2013. Namun, ayah tiga anak ini belum mencatatkan nama Yeezy secara legal untuk lini busananya.