Eks Dirut Jiwasraya Yang Dicekal Imigrasi, Gemar Koleksi Moge

Hendrisman Rahim Foto: Agung PambudhyHendrisman Rahim Foto: Agung Pambudhy

Jakarta – Eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim masuk ke dalam 10 daftar orang yang dicekal sementara ke luar negeri. Dari sisi otomotif, laki-laki berusia 64 tahun itu juga seorang kolektor motor gede khususnya merek Harley-Davidson.

Hal ini diketahui melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ibarat detikcom kutip Jumat (27/12/2019). Ternyata Hendrisman diketahui mengoleksi kendaraan beroda empat glamor dan motor gede. Dalam laporan yang disampaikan pada 16 November 2018 Hendrisman mempunyai harta sebanyak Rp 17.354.585.093.


Bila dirinci, aset Hendrisman berupa 4 properti yang tersebar di Tangerang, Bekasi, dan Jakarta Pusat. Total aset propertinya senilai Rp 3.863.079.000.

Untuk alat tansportasi dan mesin jumlahnya mencapai Rp 2.850.000.000. Terdiri dari 6 kendaraan beroda empat dan 2 sepeda motor.

Dalam daftar tersebut, Hendrisman gugusan SUV ibarat Lexus tahun 2013 yang ditaksir punya harga Rp 300 juta, Mercedes Benz Jeep keluaran tahun 1994 senilai Rp 200 Juta.


Kemudian untuk MPV premium, Hendrisman tercatat mempunyai Toyota Alphard tahun 2016 dengan taksiran harga Rp 700 juta.

Tak hanya SUV dan MPV, Hendrisman juga mempunyai satu kendaraan beroda empat Mercedes Benz jenis sedan tahun 2012 yang ditaksir nilainya mencapai Rp 700 juta.

Sementara untuk kendaraan roda dua milik Hendrisman yaitu motor gede merek Harley Davidson keluaran 2012, 2013, dan 2015 dengan total Rp 850 juta, tanpa disebutkan detil modelnya.

Sebelumnya Handrisman masuk ke dalam daftar orang yang dihentikan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan. Surat pencegahan itu dikirim ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.


Kejagung memastikan ada praktik korupsi di perusahaan asuransi pelat merah itu. Dalam penyidikan awal, kejaksaan sudah menaksir angka kerugian negara di masalah korupsi ini, yaitu sekitar Rp 13,7 triliun.

“Kejaksaan telah terbitkan keputusan untuk mencegah 10 orang terkait kasus Jiwasraya mulai Kamis (26/12) malam untuk 6 bulan ke depan,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Jamintel Jan S Maringka kepada detikcom, Jumat (27/12/2019).

Simak Video “KPK Tunggu 6 Menteri dan Wamen Yang Belum Lapor LHKPN
[Gambas:Video 20detik]