Fashion Show Dibayangi Agresi Demo, Denny Wirawan Tak Dapat Tidur

Apa Jadinya Jika Peragaan Busana Digelar di Hutan Kota Kediri?

Jakarta – Desainer Denny Wirawan boleh bernapas lega. Pasalnya, peragaan koleksi busana terbarunya dapat terealisasi di tengah bayang-bayang agresi unjuk rasa di Jakarta.

Denny menggelar peragaan yang bertajuk ‘Pringgasela’ itu di sebuah restoran di daerah Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019) siang. Lokasinya hanya beberapa ratus meter dari Gedung DPR/MPR RI yang menjadi sasaran agresi unjuk rasa para mahasiswa sehari sebelumnya. Aksi tersebut berakhir ricuh.

Fashion Show Dibayangi Aksi Demo, Denny Wirawan Tetap GelarFoto: dok. Image Dynamics

Rasa khawatir pun menghantui Denny, apalagi muncul kabar bahwa akan ada agresi demo lanjutan hari ini. “Saya hingga nggak dapat tidur,” ungkap Denny selepas peragaan.

Sempat terbesit di benaknya untuk membatalkan peragaan berkonsep trunk show tersebut. Namun, alumnus Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budiharjo itu tetap melangsungkan acaranya sesuai jadwal. Situasi Jakarta yang belum aman itu nyatanya tak menghalangi janji Denny untuk melestarikan kain tradisional.

Fashion Show Dibayangi Aksi Demo, Denny Wirawan Tetap GelarFoto: dok. Image Dynamics

“Puji Tuhan, tadi program berjalan lancar meski kondisi Jakarta lagi tak kondusif. Kaprikornus tujuan aku kali ini ialah mengangkat satu lagi wastra Indonesia, yakni tenun sundawa dari Lombok Timur,” ungkap desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) itu.

Di tangan masbodoh Denny, tenun sundawa disulap menjadi 40-an busana perempuan dan laki-laki yang modern dalam potongan outerwear menyerupai long vest, blazer dengan lengan bervolume hingga coat tanpa kerah yang terasa kontemporer.

“Agar motif garis tenun sundawa tak terasa monoton, aku juga padukan dengan motif tenun NTB lainnya. Seperti motif tenun dari Lombok Tengah yang motifnya menyerupai kain ikat endek dari Bali,” tambah desainer yang aktif melaksanakan pelatihan untuk perajin kain tradisional di daerah-daerah bersama Cita Tenun Indonesia (CTI).

Fashion Show Dibayangi Aksi Demo, Denny Wirawan Tetap GelarFoto: dok. Image Dynamics

Tak hanya Denny, antusiasme juga terlihat dari para tamu. Selain beberapa selebriti yang hadir, fashion show tersebut juga diramaikan oleh penampilan para ‘muse’ sang desainer di catwalk. Muncul influencer Ayla Dimitri, aktris Asmara Abigail dan penyanyi Alika Islamadina.

Sorenya, massa kembali mendatangi Gedung DPR/MPR RI. Seperti kemarin, agresi unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan. Beruntung fashion show Denny sudah rampung.

Denny bukan desainer pertama yang menggelar peragaan di tengah kemelut yang membayangi Jakarta. Mei lalu, fashion show Biyan dihelat di Ritz Carlton Pacific Place sehari sehabis kericuhan pasca-pilpres 2019 di daerah Slipi, Jakarta Barat. Ketika itu, situasi Ibukota belum sepenuhnya kondusif.

Fashion Show Dibayangi Aksi Demo, Denny Wirawan Tetap GelarFashion show Edward Hutabarat yang digelar dikala terjadi ledakan di daerah Thamrin, Jakarta Pusat, Januari 201. (Foto: Mohammad Abduh/Wolipop)

Nasib serupa dialami pula oleh Edward Hutabarat pada Januari 2016. Peragaan busana batiknya yang bertajuk ‘The Journey’ di Dharmawangsa Hotel berlangsung dikala terjadi ledakan di daerah Thamrin, Jakarta Pusat.

Bagi para desainer ini, tak ada yang dapat menghalangi janji mereka untuk pamer karya demi memajukan industri mode Indonesia. The show must go on.

Simak Video “Butuh 1 Tahun Pengerjaan, Ini Dia Kain Ikat Khas Sumba Timur
[Gambas:Video 20detik]