Garansi Bantu Reputasi Merek, Pabrikan Amerika Tak Seberani China

Foto: dok detikcomFoto: dok detikcom

Jakarta – Beragam pabrikan otomotif berlomba-lomba untuk mendapat hati konsumen di Indonesia. Sayang, salah satu merek asal Amerika, Chevrolet pamit mundur dari persaingan pada final Maret 2020.

Bicara kedigdayaan, bertahun-tahun pasar kendaraan beroda empat Indonesia dikuasai pabrikan Jepang. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Agustus 2019, Toyota menguasai retail sales sebesar 31,5 persen.


Mencoba merebut hati, pabrikan China terlihat serius menggarap pasar otomotif di Indonesia dengan mengisi ragam produk dari banyak sekali segmen, berinvestasi serta menjamin layanan purna jual, menyerupai yang sudah dilakukan pabrikan Jepang.

Pengamat otomotif, Yannes M Pasaribu menyampaikan bahwa garansi juga memegang tugas penting dalam menjaga kualitas merk khususnya reputasi mereka sebagai produsen kendaraan berkualitas dengan harga yang bersaing semakin terbangun di benak konsumen.

“Jika Jepang semakin siap memperlihatkan garansi dalam jumlah kilometer dan tahun pakai sampai 5 tahun, China bahkan ada yang sampai 7 tahun dengan harga spare parts dan service sangat murah,” tutur Yannes kepada detikcom, Rabu (30/10/2019).

Lanjut Yannes, garansi yang usang merupakan cara pabrikan china untuk menanamkan iman kepada konsumen. Apalagi mobil-mobil yang dijual ketika ini harganya lebih miring dari pabrikan Jepang.

Hal tersebut masuk akal mengingat merek China sebelumnya mempunyai catatan kurang elok di Indonesia. Namun upaya strategis yang dilakukan pabrikan China cukup berdampak positif.

“Reputasi mereka sebagai produsen kendaraan berkualitas dengan harga yang bersaing semakin terbangun di benak konsumen,” tutur Yannes.

Berbeda dengan merek Amerika, Yannes melihat bahwa merek otomotif negeri paman sam ini kebanyakan tidak memberi gebrakan.

“Amerika dalam konteks ini kalah kompetitif dengan industri otomotif Asia. Kendaraan China, melalui taktik garansi yang luar biasa panjang tersebut sekarang mulai sanggup memenangkan kembali iman konsumen,” ujar Yannes.


Ungkapan tersebut rasanya bukan isapan jempol belaka. Dalam data retail sales Agustus 2019 Gaikindo, jikalau diurutkan terdapat 10 merek kendaraan beroda empat terlaris di Indonesia didominasi oleh merek Jepang. Namun, satu merek asal China berhasil merangsek 10 besar merek terlaris di Indonesia, ialah Wuling.

“Kompetisi di pasar Indonesia begitu hebat. Akan sulit bagi produk otomotif Amerika untuk membangun basis dalam melawan persaingan keras yang ada di ketika ini,” tutur Yannes.

Simak Video “Kiprah Mobil China di Indonesia
[Gambas:Video 20detik]