Google Lirik Pesaing Tiktok, Mau Bikin Medsos Baru?

Foto: Dok. FireworkFoto: Dok. Firework

Jakarta – Sejak menutup Google+, Google terlihat tak tertarik untuk merambah bisnis media umum kembali. Namun sekarang mereka disebut tengah meminati startup yang punya layanan seolah-olah TikTok.

Startup video sharing itu berjulukan Firework, dan Google kabarnya tengah bernegosiasi untuk mengakuisisi startup tersebut. Tujuan akuisisi ini kabarnya ialah untuk melawan dominasi TikTok dan mereka berharap dengan startup ini Google dapat memiliki taji di ranah media sosial.

Baik TikTok maupun Firework terlihat memiliki konsep yang sama, di mana pengguna dapat mengunggah video berdurasi 30 detik ke dalam layanannya. Namun Firework sepertinya ditujukan untuk pengguna yang lebih matang alias lebih bau tanah ketimbang sasaran audiens TikTok.

Dilansir Wall Street Journal, Senin (7/10/2019), selain opsi untuk akuisisi ada juga opsi lain yang menyebut Google dapat saja cuma bekerja sama dengan Firework. Pasalnya valuasi Firework ketika ini disebut mencapai USD 100 juta, yang terbilang tinggi.


Diskusi keduanya disebut belum mencapai tahap membicarakan harga, namun sepertinya Google lebih serius dibanding Weibo yang disebut juga pernah menyatakan ketertarikannya terhadap Firework, yang didirikan oleh mantan karyawan Snapchat dan LinkedIn tersebut.

Bahkan diskusi tersebut juga melibatkan direktur dari YouTube, meski akuisisinya — kalau terjadi — akan dilakukan oleh Google.

Simak Video “Google Plus Gagal, Google Bikin Media Sosial Baru
[Gambas:Video 20detik]