Harga Kendaraan Beroda Empat Sedan Dapat Lebih Murah 2 Tahun Lagi?

Mobil sedan Toyota Corolla Altis Foto: Pool (Toyota)Mobil sedan Toyota Corolla Altis Foto: Pool (Toyota)

Surabaya – Skema pajak penjualan atas barang glamor (PPnBM) yang gres memunculkan cita-cita pabrikan yang menjual kendaraan beroda empat sedan untuk bangun kembali di Indonesia. Melalui PPnBM yang berlaku tahun 2021 tersebut nilai jual sedan sanggup bersaing dengan model-model lainnya di Indonesia.

Segmen kendaraan beroda empat sedan diprediksi akan laku lagi, namun Toyota melihat perkembangannya tidak akan spontan. Setidaknya semenjak sketsa barang glamor gres diterapkan, pasar sedan perlahan akan terus tumbuh lagi.


“Dulu kan nggak ada yang lirik sedan, sedan itu mahal. Kaprikornus pada ketika sedan harganya sama dengan non sedan sanggup jadi. Tidak dalam waktu yang cepat sanggup juga, beberapa segmen pindah ke sedan lagi jadi harus kita perhatikan baik-baik,” ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy ketika dijumpai di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Bahkan untuk sedan yang bertenaga listrik Anton menjelaskan banderolnya sanggup turun lebih jauh lagi bila dibandingkan dengan harganya ketika ini. Pasalnya selain hukum barang mewah, tahun 2021 juga akan diterapkan sketsa pajak tidak lagi menurut dimensi kendaraan, namun ditentukan oleh emisi yang sanggup menguntungkan kendaraan beroda empat bertenaga listrik.


“Karena co2 sedan jadi sama dengan non sedan. Camry kan kini 40 persen (pajak) jadi sama dengan yang lain turun 20 persen trus hybrid turun lagi 5 persen jadi turunya cukup dalem. Kita belum hitung detail, rasanya harga otoriter juga akan turun untuk sedan,” terang Anton.

Selain sedan, Toyota tentu tak lupa pula terus melaksanakan penetrasi kendaraan beroda empat listrik ke segmen yang lebih bawah lagi. Tentunya untuk melabeli harga kendaraan beroda empat listrik lebih murah langkah produksi dalam negeri menjadi rencana utama.

“Mobil hybrid harganya (dulu) Rp 700-800 jutaan kini udah turun ke Rp 500 juta-an (Toyota C-HR). Untuk menurunkan hybrid lebih murah lagi ke harga Rp 300 juta-an memang pilihan pertama ialah produksi lokal dan itu sudah seruan dari pemerintah,” tukasnya.

Simak Video “Ngevlog Otomotif Ala Motomobi Bareng Toyota Rush
[Gambas:Video 20detik]