Influencer Viral Alasannya Bertualang Ke Banyak Sekali Negara Ketika Dilamar, Ternyata Palsu

Viral Cerita Wanita Alami Pelecehan Seksual, Netizen Salahkan Pakaiannya

Jakarta – Seorang influencer fashion menjadi viral sebab mendokumentasikan petualangannya ke aneka macam kawasan ketika dilamar kekasih. Sayang, ternyata petualangan ini bukan sebuah kejutan yang dikira para pengikutnya. Melainkan sudah direncanakan dan punya sponsor.

Adalah influencer asal New York, Marissa Casey Fuchs yang berusia 30 tahun. Dia membuatkan wacana petualangan yang disiapkan kekasihnya, Gabriel Grossman untuk melamarnya ala scavenger hunt.

Petualangan itu sejauh ini sudah mengatakan Marissa banyak barang, termasuk baju dan embel-embel mewah. Petualangan untuk dilamar itu bahkan sudah membawanya dari Montauk ke Miami, dan jadwal berikutnya ke Paris.

Influencer Viral sebab Bertualang ke Berbagai Negara Saat Dilamar, Ternyata PalsuFoto: Dok. Fashion Ambitionist


Tak usang sehabis perjalanan menyenangkan yang selalu dinantikan para followers Marissa, netizen dikejutkan dengan konsep planning lamaran ini yang terekspos di internet.

Salah satu slide planning lamaran itu bertuliskan: “Dia (Gabriel) akan bertanya pada Marissa untuk perjalanan tak terduga, perjalanan itu akan berhenti di tempat-tempat yang familiar dan mengatakan hadiah-hadiah unik,” tulisnya.

Tertulis juga latar belakang pasangan ini, lengkap dengan planning jadwal mereka selama acara itu berlangsung. Di final slide, mereka mengajak aneka macam merk untuk menjadi sponsor dari lamaran yang ternyata sudah direncanakan itu.

Influencer Viral sebab Bertualang ke Berbagai Negara Saat Dilamar, Ternyata PalsuFoto: Dok. Fashion Ambitionist

Influencer Viral sebab Bertualang ke Berbagai Negara Saat Dilamar, Ternyata PalsuFoto: Dok. Fashion Ambitionist


“Kami mengundang para merk untuk bermitra dengan momentum ini dan kota-kota indah yang akan dikunjungi nanti,” lanjutnya.

Netizen pun kecewa sebab ternyata lamaran berkedok scavenger hunt itu yakni palsu. “Orang-orang yang berpikir itu faktual benar-benar dibodohi. Tapi itu taktik marketing yang sangat bagus,” ujar seorang netizen.

“Jika ada yang ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya dari perjalanan palsu ini, mereka bersama-sama sudah menciptakan skenario untuk dijual ke brand. Google saja, ini semua palsu dan disponsori,” tulis komentar lain.

Meskipun surat sponsor itu sudah tersebar luas, namun belum terang apakah keduanya mendapat sponsor. Beberapa netizen bahkan masih berharap jikalau hal ini nyata.
“Aku mohon biar semua ini faktual dan kalian berdua tidak sanggup bayaran sponsor,” kata netizen.