Jadi Korban Rasisme, Rudiger Dilindungi Lampard

Antonio Rudiger menjadi korban rasisme dan sekarang dilindungi oleh Frank Lampard. (Foto: Scott Heppell/Reuters)Antonio Rudiger menjadi korban rasisme dan sekarang dilindungi oleh Frank Lampard. (Foto: Scott Heppell/Reuters)

Jakarta – Bek Chelsea, Antonio Rudiger, menjadi korban rasisme ketika bertandang ke markas Tottenham Hotspur. Manajer Frank Lampard siap melindungi pemainnya.

Rudiger menerima perlakuan rasisme dari suporter lawan sehabis berduel dengan Son Heung-min dalam tabrak tandang Chelsea ke markas Tottenham, Minggu (22/12/2019). Duel itu berbuntut kartu merah kepada Son.

Insiden rasisme yang menimpa Rudiger sudah menerima kecaman dari para pemain kedua tim, juga dari sederet pakar di televisi dan stadion.

Kini, giliran Lampard yang menegaskan bahwa beliau ada di belakang Rudiger. Lampard bakal membela pemainnya yang dalam masalah.


“Lampard melaporkan bahwa beliau belum berbicara panjang lebar dengan Rudiger semenjak hari Minggu alasannya para pemain sudah pergi. Dia menyampaikan akan menyusulnya di training hari ini dan menekankan beliau akan selalu mendukung pemainnya dalam situasi menyerupai ini,” tulis keterangan Chelsea dalam akun Twitter resmi klub.

Pihak Tottenham sudah merespons secara serius tragedi yang menimpa Rudiger. Klub asal London Utara itu sedang melaksanakan pemeriksaan untuk mencari pelaku yang melecehkan Rudiger.

Simak Video “Kalahkan Aston Villa, Chelsea Tembus 4 Besar
[Gambas:Video 20detik]