Khasanah Tekstil Sumatra Barat Dalam Busana Modern Di Jakarta Fashion Week

Reinkarnasi Limbah dan Ulos Antik Makara Penutup Manis JFW 2020

Jakarta – Wastra khas Indonesia tentu menerima tempat Istimewa dalam pagelaran fashion akbar Jakarta Fashion Week (JFW) 2020. Di hari pertamanya, eksplorasi kain tradisional dipamerkan sejumlah desainer kenamaan. Oleh empat desainer, kekayaan tekstil Sumatera Barat dikemas menjadi busana modern hingga hijab yang menawan.

The Ethnic of West Sumatra menjadi ajang promosi Dekranasda Provinsi Sumatra Barat untuk mengenalkan khasanah tekstilnya. Berusaha menampilkan tekstil Sumbar secara elegan dan eksklusif, empat perancang busana dan satu perancang tas lungsin dipercaya mengolah songket, batik, tenun, dan sulaman khas kawasan itu.

Mereka ialah brand Alleira, Devico Audy, Jeny Tjahyawati, Ade Irma, dan Aulia Rusdi sebagai desainer tas Lungsin. Mengambil Inspirasi Sumatra Barat, rangkaian sekuen kental dengan warna merah hingga motif rumah Gadang. Tentunya material yang banyak ditemui menyerupai Songket Pandai Sikek, Sulaman Suji Caia, Batik Tanah Liek, hingga Tenun Silungkang.

Khasanah Tekstil Sumatra Barat dalam Busana Modern di Jakarta Fashion WeekKoleksi Alleira di fashion show The Ethnic of West Sumatra. Foto: Agus Purnomo/detikcom

Parade busana dibuka oleh Alleira. Kali ini brand batik tersebut mengolah batik Tanah Liek. Rangkaian busana itu pun sangat kental nuansa Sumatra Barat. Kain bercorak khas dan rumah Gadang dijadikan dress A-line, atasan wrap, atasan bellsleeve. Sesekali kain khas Sumbar dipadukan dengan plisket yang menambah kesan feminin dan kekinian.

Khasanah Tekstil Sumatra Barat dalam Busana Modern di Jakarta Fashion Week Koleksi Defrico Audy di fashion show The Ethnic of West Sumatra. Foto: Agus Purnomo/detikcom

Defrico Audy mengambil pendekatan yang berbeda. Desainer tersebut banyak menampilkan warna-warna pastel dan menyoroti keindahan motif sulam dan bordiran Kota Gadang. Ia pun menonjolkan kecantikan sulaman bunga khas Sumatra pada long dress, jumpsuit, dan lainnya. Devico juga memakai tulle dan bunga 3D yang mempermanis koleksi.

Khasanah Tekstil Sumatra Barat dalam Busana Modern di Jakarta Fashion Week
Koleksi Jeny Tjahyawati di fashion show The Ethnic of West Sumatra. Foto: Agus Purnomo/detikcom

Jeny Tjahyawati juga memamerkan serangkaian baju hijab bernuansa Sumatra Barat. Tampilannya pun unik dari desainer lain alasannya banyak menghadirkan permainan tekstur. Mengusung konsep street couture, songket Pandai Sikek banyak dijadikan bawahan dan outwear untuk atasan berlekuk cantik. Sesekali dipadukan dengan plisket dan satin, busana semakin atraktif.

Khasanah Tekstil Sumatra Barat dalam Busana Modern di Jakarta Fashion WeekKoleksi Ade Irma di fashion show The Ethnic of West Sumatra. Foto: Agus Purnomo/detikcom

Sementara Ade Irma menentukan konsep yang lebih gelap untuk koleksi baju muslimnya. Motif rumah Gadang pun kembali mendominasi kali ini dengan penggalan yang lebih berani dan bervariasi. Koleksi tampak menarik atensi dengan aksen obi, tassel, perpaduan material laser cut, tulle, dan tentunya tenun Silungkang serta Batik Tanah Like.

Simak Video “Pede Abis! Aksi Catwalk Anak Down Syndrome di JFW 2020
[Gambas:Video 20detik]