Masalah Peta China Tak Ada Taiwan, Dior Minta Maaf

Wagelaseh! Ada Cherlss & Keich, Jiplakan Charles & Keith Populer di China

BeijingDior sedang menjadi kontroversi di China. Seperti yang dialami Versace dan Givenchy sebelumnya, penyebabnya terkait persoalan teritori Negeri Tirai Bambu itu.

Kontroversi tersebut bermula dari sebuah video cuplikan presentasi karier yang disampaikan karyawan Dior di hadapan para mahasiswa dan mahasiswi Universitas Zhejiang Gongshang University, China.

Seperti terlihat di video yang beredar di Weibo, Kamis (17/10/2019), perwakilan Dior sempat menerima pertanyaan dari mahasiswi wacana negara Taiwan yang tak muncul di peta China dalam presentasi tersebut. “Mungkin alasannya ialah foto tersebut terlalu kecil dan Taiwan juga sangat kecil,” kata pembicara dari Dior menyerupai dikutip WWD.


Masalah Peta China Tak Ada Taiwan, Dior Minta MaafModel menampilkan karya Dior Spring-Summer 2020 di Paris Fashion Week. (Foto: Getty Images)


Kurang puas dengan tanggapan tersebut, sang penanya kemudian menyebut bahwa pulai Hainan yang justru lebih kecil dari Taiwan malah ada di peta tersebut. Argumennya itu kemudian disambut tepuk tangan dari orang-orang yang menghadiri program tersebut.

“Karena kami di China, kami hanya mengurusi (Dior) yang berada di China saja,” dalih sang karyawan Dior. “Iya, saya paham Anda yang mengurus China, tapi peta itu menyampaikan China. Menurut saya, Anda harus tetap menyertakan Taiwan,” timpal mahasiswi tersebut.

Kedaulatan China belakangan tengah menjadi sorotan menyusul gelombang agresi demonstrasi pro-Hong Kong. China mempunyai kebijakan One China atau Satu China yang menyatakan bahwa Republik Rakyat China ialah pemerintah resmi dari China Daratan, Hong Kong, Macau dan Taiwan.


Masalah Peta China Tak Ada Taiwan, Dior Minta MaafFoto: Getty Images


Video tersebut lantas berujung viral dan memicu kontroversi di tengah masyarakat China. Dior pun memberikan permohonan maaf kepada China.

“Dior selalu menghormati dan menjunjung tinggi prinsip China, mengakui kedaulatannya dan menghormati perasaan masyarakat China. Kami sangat menyayangkan kesalahan yang dilakukan karyawan tersebut dan mengambil langkah biar tragedi tersebut tak terulang lagi,” demikian suara pernyataan resmi dari Dior China.

Sebelumnya, Versace pernah meminta maaf alasannya ialah menulis Hong Kong – HONG KONG dan Macau – MACAO, pada salah satu produknya. “Sebuah keteledoran dari kami dan kami benar-benar minta maaf atas efek yang ditimbulkan,” tulis Versace dalam pernyataannya, menyerupai dikutip dari Metro. Kesalahan yang sama juga dilakukan Givenchy dan Coach.

China ialah salah satu pasar besar bagi brand-brand glamor menyerupai Versace dan Dior. Dikutip dari New York Times, perusahaan konsultan Bain & Company mencatat setidaknya sepertiga dari penjualan produk barang glamor di dunia terjadi China.

Simak Video “Melihat Detail Sneakers Kolaborasi Dior dan Air Jordan
[Gambas:Video 20detik]