Mengenal Nathania Karina, Doktor Musik Muda Bawa Orkestra Cukup Umur Mendunia

Jesica Fitriana, Sempat Diremehkan Kini Kaprikornus Juara 3 Miss Supranational

Jakarta – Nama Nathania Karina dikenal sebagai perempuan muda Indonesia yang meraih gelar doktor musik. Wanita yang lahir di Jakarta ini telah sepuluh tahun lebih berkarier sebagai pemusik profesional dan kerap tampil sebagai konduktor orkestra di banyak sekali negara.

Musisi yang bersahabat disapa Nia ini meraih gelar Doctor of Musical Arts di Music Education Boston University pada 2015. Kecintaannya pada musik sudah digeluti Nia semenjak berusia empat tahun. Saat itu, ia mulai disekolahkan oleh orangtuanya untuk mengikuti les piano.

“Kalau bawah umur sih 98 persen berguru musik niscaya disuruh orangtua ya dan itu berlaku juga buat aku. Kaprikornus sebetulnya orangtua yang menyarankan, meskipun orangtua nggak punya background di musik sama sekali,” dongeng Nia kepada Wolipop ketika ditemui di Kantorkuu Citiwalk Sudirman, Jakarta Pusat..

Nathania KarinaNathania Karina Foto: Mohammad Abduh/Wolipop

Sejak lulus SMA, perempuan kelahiran 1985 ini mantap untuk melanjutkan pendidikannya di musik. Pada 2003, Nia masuk ke National University of Singapore mengambil jurusan musik, dan lalu meraih gelar Master of Music dengan gelar ganda di bidang Piano Performance and Music Education pada 2009 di The University of Melbourne.

“Aku sekolah Sekolah Menengan Atas satu angkatan 250 anak, yang kuliah musik saya doang. Itu juga mempunyai perdebatan yang sangat panjang dengan orangtua, alasannya yakni mereka awalnya tidak setuju. Tapi, saya dibantu sama guru musik juga yang meyakini orangtuaku jikalau ini bukan profesi yang aneh, lapangan pekerjaan juga banyak,” ujarnya.

Memutuskan untuk kembali dan berkontribusi di pendidikan musik Indonesia, Nia lalu mendirikan ‘Andante Music School’, sebuah tempat kursus yang menyediakan pendidikan musik. Tak hanya itu, ia juga music director dan co-founder Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), organisasi nirlaba untuk orkestra muda.

Bersama TRUST, Nia berhasil membawa orkestra cukup umur Indonesia tampil pertama kali di Australian International Music Festival di Sydney pada 2015. “Itu jadi yang berkesan alasannya yakni saya mendapat kesempatan tampil pertama di Sydney Opera House. Bisa dibilang kita cukup umur pertama yang berhasil tembus dari Indonesia,” kata Nia.

[Gambas:Instagram]

Selain itu, dalam waktu dekat ini, Nia dan tim orkestra dari TRUST akan tampil di World Orchestra Festival di Vienna, Austria pada 1 hingga 4 Agustus mendatang. Bahkan orkestra cukup umur di bawah asuhannya ini merupakan satu-satunya dari negara Asia Tenggara yang akan tampil di bazar orkestra yang juga dihadiri perwakilan dari Jepang, China dan negara-negara di Eropa lainnya itu.

“Ada beberapa tahap audisi dan dapat diundang untuk berangkat kesana itu sudah bersyukur banget. Yang paling penting kita dapat tampil bawain lagu-lagu Indonesia jadi cita-cita dapat memperkenalkan budaya Indonesia disana. Lagu-lagu kawasan kita pilih ibarat Rasa Sayange,” terang Nia.

Musisi yang ikut andil dalam bazar orkestra di Vienna ini pun merupakan bawah umur muda Jakarta yang tiba dari latar belakang berbeda. “Usianya juga variatif, paling muda ada 13 tahun. Total musisi 61 dan saya berperan sebagai konduktor dan music director,” imbuh Nia.

Simak Video “Jesica Fitriani Tebarkan Energi Positif di Kontes Kecantikan
[Gambas:Video 20detik]