Modis Sarat Filosofi, Ini Kostum Defile Tim Indonesia Di Asian Games

Intip Uniknya Jam Tag Heuer Rp 80 Juta Seperti Milik Jonatan Christie Cs.

Foto: Daniel Ngantung/WolipopFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Jakarta – Seragam defile nan modis dan sarat filosofi bakal menyempurnakan penampilan para atlet Indonesia di Asian Games 2018 Agustus mendatang. Mereka akan bersolek dalam balutan setelan bernuansa merah-putih.

Jelang ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, segala persiapan terus dilakukan. Tanpa terkecuali urusan busana para wakil Indonesia ketika pembukaan dan penutupan pesta olahraga terbesar di Asia itu.

Atlet voli Pungky Afriecia ketika memeragakan seragam defile kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018.Atlet voli Pungky Afriecia ketika memeragakan seragam defile kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Untuk memastikan para wakil Indonesia bergaya maksimal, Panitia Pelaksanaan Asian Games 2018 pun menyerahkan urusan kostum defile kepada The Executive. Ini yaitu kali pertamanya merk lokal yang berada di bawah naungan PT Delamibrands itu mengerjakan kostum bagi kontingen Indonesia di sebuah ajang olahraga.

Dari kerja sama tersebut lahirlah sekitar 1.200 kostum defile berupa setelan laki-laki dan perempuan yang kekinian. “Seragam ini satu set setelan dengan nuansa merah-putih, bendera pusaka negeri kita yang secara filosofi mempunyai makna yang mendalam,” ujar Rita Zulkaidarati, General Manager Brand The Executive ketika jumpa pers, Kamis (26/7/2018).

Merah, lanjut Rita, melambangkan keberanian dan kobar semangat para putra-putri bangsa yang berlaga di Asian Games. Adapun putih merefleksikan niat para atlet yang suci dan higienis demi mengharumkan nama bangsa.

Modis & Sarat Filosofi, Ini Kostum Defile Tim Indonesia di Asian Games(Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)

Seragam terdiri dari blazer merah, kaus dan celana putih. “Potongannya slim-fit, tegas dan minimalis. Tak banyak ornamen-ornamen sehingga kesan androgininya terangkat,” tambah Rita.

Khusus untuk blazer pria, dipadukan dengan perhiasan pocket square bermotif batik bendo dan ninik yang dibentuk dengan teknik cap. Parang sendiri bermakna semangat yang pantang menyerah. Lalu motif ninik yang berupa bunga-bungaan menyimbolkan keberkahan dan harapan.

Lain dari pria, blazer atlet perempuan hadir dalam gaya double-breast atau kancing ganda. Batik bendo dan ninik juga tetap hadir namun di atas lembaran kain scarf atau hijab.

Kostum Defile Tim Indonesia di Asian Games 2018. (Foto: dok. The Executive)

Bukan cuma gaya, kenyamanan para atlet juga menerima perhatian khusus. Oleh sebab itu, The Executive memakai katun yang lentur sehingga nyaman dipakai. “Seharusnya, semua seragam dibentuk sesuai ukuran para atlet. Namun, sebab waktu yang terbatas dan kesibukan para atlet, kami hanya mengukur sebagian dari mereka saja,” jelasnya Rita.

Kostum ini pun menerima respons kasatmata dar para atlet, salah satunya atlet voli Pungky Afriecia. Bersama pebasket Arki Wisnu dan atlet angkat besi Eko Yuli Irawan, ia diminta untuk memperkanalkan kostum tersebut ke publik di program tersebut. “Keren, modelnya kekinian. Bahannya juga enak, nggak panas. Kaprikornus merasa lebih percaya diri pas dipakai,” puji Pungky yang bakal mewakili Indonesia untuk pertama kalinya di Asian Games.

Modis & Sarat Filosofi, Ini Kostum Defile Tim Indonesia di Asian Games(Foto: dok The Executive)

Erick Thohir, selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indoneisa (KOI) dan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, berharap kerja sama ibarat ini sanggup mengangkat gambaran merk lokal ke panggung dunia. “Indonesia terakhir kali jadi tuan rumah Asian Games 56 tahun lalu, jadi sayang jikalau brand-brand lokal tidak memanfaatkan momen ini. Tentunya harus ada imbas ekonomis,” terperinci Erick.