Pln Enggan Ungkap Investasi Berdiri Spklu

Foto: Rifkianto NugrohoFoto: Rifkianto Nugroho

Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mengemban kiprah sebagai pendukung ekosistem kendaraan listrik melalui pasokan daya dan penyediaan infrastruktur berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Per hari ini PLN telah mulai mengoperasikan secar resmi 5 SPKLU di daerah DKI Jakarta.

Dari 5 SPKLU itu 3 di antaranya berupa normal charging 25 kW, satu fast charging 50 kW, dan satu ultra fast charging 150 kW. Saat ditanyai mengenai total investasi untuk pembangunan itu PLN masih merahasiakan besarannya.

“Kalau investasi gotong royong kita ga mau bicara itu dulu ya alasannya bagi PLN yang pertama ditugaskan pemerintah menyiapkan charging station ini sesuai dengan Perpres no 55,” kata General Manager PT PLN Persero, Ihsan Asaad dalam seremonial pembukaan SPKLU PLN di kantor Distribusi Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

SPKLUSPKLU Foto: Rifkianto Nugroho

Ia hanya mengungkapkan harga salah satu unit fast charging yang terpasang dikala ini. Ihsan mengungkapkan satu unit fast charging menelan biaya sebesar Rp 800 juta.

“Harganya cukup mahal jikalau fast charging itu sekitar Rp 800 jutaan,” ungkapnya.

Investasi ini dikatakan Ihsan tidak menimbang untung ruginya dikala ini. Ke depannya pun SPKLU juga menambah rekanan dari swasta untuk menstimulus pertumbuhan populasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Saya kira nggak ada bicara rugi di sini ya alasannya ini kan investasi masa depan dan kita mengajak swasta atau BUMn lain untuk menyebarkan charging station, 2 ahad kemudian ada 20 perusahaan swasta yang sudah tanda tangani MOU,” paparnya.

Dalam tahun ini ada 15 SPKLU lagi yang akan diresmikan oleh PLN.

“Jakarta kita lihat 20 tahun ini untuk SPKLU, Bandung satu, Bali sudah, Banten udah pasang. Per hari ini ada 5, di sini 3, Bulungan satu, satu lagi Senayan City. Ini ke depan akan banyak lagi yang akan disepakati,” tandasnya.

Simak Video “Zulkifli Zaini Makara Dirut, Ini Susunan Direksi-Komisaris PLN
[Gambas:Video 20detik]