Potret Inspiratif Farah Puteri Nahlia, Politisi Dpr Yang Gres Berusia 23 Tahun

Netizen Heboh Harta Anggota dewan perwakilan rakyat Milenial yang Nggak Masuk Akal

Jakarta – Farah Puteri Nahlia menjadi salah satu dari tiga politisi termuda di DPR. Berbeda dengan rekan millennial-nya yakni Hillary Brigitta Lasut dan M. Rahul, ia tidak berasal dari keluarga politisi. Farah yang ditempatkan di Dapil IX (Subang, Majalengka, Sumedang) Jawa Barat tersebut pun menjanjikan ekspansi lapangan kerja sampai jadi sosok yang tidak merusak karier sendiri. Berikut potret politisi PAN ini.

Jadi Anggota dewan perwakilan rakyat Termuda

Potret Inspiratif Farah Puteri Nahlia, Politisi dewan perwakilan rakyat yang Baru Berusia 23 TahunFoto: 20detik

Usia Farah Puteri Nahlia masih 23 tahun. Ia yaitu salah satu dari politisi millennial di dewan perwakilan rakyat periode 2019-2024 yang dilantik hari ini. Wanita kelahiran Semarang, 1 Februari 1996 tersebut mengaku ingin menyampaikan eksistensi politisi muda untuk membawa kebaikan jangka panjang.

“Saya ingin menyampaikan bahwa eksistensi kami para politisi muda dewan perwakilan rakyat juga untuk kebaikan kualitas tubuh legislatif dalam jangka panjang di masa depan. Dengan adanya saya dan politikus muda lainnya sanggup membantu membenahi tubuh legislatif di masa depan, serta mengembalikan dogma masyarakat yang sebelumnya kurang terhadap DPR,” kata Farah kepada detikcom.


Tanpa Dinasti Politik
Tak menyerupai kedua sobat millennial-nya di DPR, Farah tiba bukan dari dinasti politik, kepala daerah, atau pun tokoh masyarakat. Orang tuanya yaitu Brigjen Pol M. Fadil Imran dan Ina Adiati yang masing-masing berasal dari Makassar dan Palembang. Namun perempuan lulusan S2 Hubungan Internasional University of London itu mengaku punya ikatan emosional dengan PAN. “Kami punya ikatan emosional dengan PAN alasannya yaitu nenek aktif di Muhammadiyah,” ujarnya.

Pengalaman Aktif
Masih berusia sangat muda mungkin banyak orang meremehkan pengalaman Farah Puteri Nahlia dalam berpolitik. Namun perempuan tersebut sudah mempunyai cukup banyak pengalaman menarik terkait pemerintahan. Farah sempat menjalani masa magang di Direktorat HAM dan Kemanusiaan serta Direktorat Jendral Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri. Tahun lalu, ia juga menjabat sebagai Komisaris Utama Masa Studio. Farah pun mengaku sangat berminat dalam hal-hal sosial dan ingin berkontribusi pada masyarakat.

Blusukan dengan Warga

[Gambas:Instagram]

Salah satu hal yang membuatnya menerima bunyi terbanyak yaitu Rumah Aspirasi Farah Puteri Nahla. Selama masa kampanye, Farah dikenal sering blusukan dengan para calon pemilih. Hal tersebut memang cukup terlihat dari sejumlah postingan Instagram-nya. Farah pun kerap melaksanakan program silahturahmi terutama kepada ibu-ibu untuk meyakinkan mereka akan visi dan misinya.

Membantu Memulangkan TKI
Nama Farah juga semakin dikenal sesudah membantu memulangkan Een Rohayati, seorang TKI asal Subang yang bekerja Arab Saudi. Ketika itu, Een mengaku tidak digaji 10 tahun sehingga minta dipulangkan melalui video di YouTube. Berkoordinasi dengan BPNTKI, Farah berhasil membantu Een untuk pulang ke Subang, Jawa Barat.


Janji Farah

[Gambas:Instagram]

Menjadi anggota dewan perwakilan rakyat tak lepas dari janji-janji, termasuk Farah. Ia pun mengaku ingin fokus pada lapangan kerja dan meningkatkan kreativitas. Dengan Rumah Aspirasi yang dibentuknya dengan para relawan, ia berjanji akan membantu apa saja yang diharapkan konstituen dalam lima tahun ke depan.

Farah juga menyampaikan akan memberi perhatian pada warta sistem informasi publik dan penguatan pertahanan dan keamanan. Caranya yaitu lewat revisi undang-undang.
Selain itu, warta pemenuhan hak-hak TKI juga dirasanya harus diperhatikan alasannya yaitu beliau merasa ketika ini kurang maksimal. Dia juga ingin menguatkan sektor UMKM untuk masyarakat menengah ke bawah. Apalagi warga di Dapilnya banyak yang bekerja sebagai TKI.

Tak Ingin Merusak Masa Depan
Mengingat gambaran kinerja dewan perwakilan rakyat yang kurang faktual belakangan ini, ia pun memastikan untuk paling tidak menjaga masa depan sendiri. “Setidaknya saya mulai dari diri sendiri deh. Saya tidak akan merusak karier dan masa depan yang masih panjang,” ujar Farah yang mengaku ingin jadi politisi santun dan ramah tersebut.

Simak Video “Dibuat dari Wol, Boneka Ini Mirip Hewan Sungguhan!
[Gambas:Video 20detik]