Rayakan Ulang Tahun Ke-130, Braun Buffel Gandeng 20 Seniman Indonesia

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop, Dok. Braun BuffelFoto: Daniel Ngantung/Wolipop, Dok. Braun Buffel

Jakarta – Kolaborasi antara fashion dan seni kembali hadir, kali ini dalam Buffel Art Project. Digagas oleh produsen tas kulit asal Jerman, Braun Buffel, untuk merayakan ulang tahunnya ke-130, kerja sama ini melibatkan 20 seniman Indonesia.

Dalam Buffel Art Project, Braun Buffel menggandeng para seniman untuk menghiasi Buffy, sang maskot, yang terbuat dari kayu. Musniarni Massewa, country head Braun Buffel Indonesia, mengatakan, hasil karya mereka nantinya akan dijual untuk kepentingan amal.

Rayakan Ulang Tahun ke-130, Braun Buffel Gandeng 20 Seniman IndonesiaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop, Dok. Braun Buffel

“Seluruh hasil penjualan akan kami donasikan kepada UNICEF untuk membantu bawah umur di pelosok Indonesia yang membutuhkan tunjangan dari sisi edukasi,” terperinci Musniarni di sela program Buffel Art Project di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).

Adapun 20 seniman tersebut tiba dengan latar belakang bidang yang berbeda, mulai dari pelukis, penjahit, sampai desainer visual. Mereka di antaranya Ratna Pribadi, Alex Abbad, Abenk Alter, dan Ratna Pribadi.

Rayakan Ulang Tahun ke-130, Braun Buffel Gandeng 20 Seniman IndonesiaFoto: Daniel Ngantung/Wolipop, Dok. Braun Buffel

Di tangan para seniman, Buffy tampil dengan keunikan tersendiri. Ratna Pribadi yang dikenal sebagai seniman tekstil menghadirkan Buffy lewat eksplorasi kain batik jumputan. Sementara Buffy karya Rony ‘Onyx’ Rahadian dihiasi coretan-coretan bergaya gravity yang membuat aura urban.

Tak hanya di Indonesia, Buffel Art Project turut berlangsung di sejumlah negara dengan visi dan misinya yang sama.

Dikenal dengan produk-produk kulit berdesain klasik, Braun Buffel telah hadir di Indonesia sekitar 30 tahun lalu. Hingga ketika ini, Braun Buffel telah mempunyai 10 butik di beberapa kota besar Indonesia.