Rihanna Dipuji Alasannya Yakni Tampilkan Wajah Model Dengan Bekas Jerawat

Duka Rihanna untuk Model Difabel Mama Cax yang Meninggal di Usia 30

Jakarta – Pembeli ketika ini mencari sesuatu yang kasatmata dari sebuah brand. Bukan lagi segala hal ‘sempurna’ yang tidak merepresentasikan mereka. Mungkin ini menjadi salah satu alasan banyak orang mengagumi kerajaan bisnis Rihanna, dari Fenty Beauty, Savage X dan merk high-end terbaru, Fenty.

Komitmen Rihanna untuk menunjukkan keberagaman dalam lini fashion dan beauty ia tunjukkan dengan menggunakan model yang ‘nyata’. Rihanna menentukan model dalam banyak sekali warna kulit, ukuran tubuh, ragam usia, dan sekarang kekurangan di wajah yang biasa ditutupi Photoshop.
r


Seorang model dari Sudan, Aweng Mayen Chuol terpilih sebagai model gres Rihanna untuk menjual anting berlabel Fenty. Namun pembeli tak hanya fokus pada anting panjang yang digunakan Aweng, melainkan tekstur kulitnya yang tanpa diedit.

[Gambas:Instagram]

“@fenty close up. The culture,” tulis si model di akun Instagramnya.

Pilihan ini menciptakan banyak perempuan kagum terhadap Fenty, khususnya Aweng sebagai model. “Aku sangat suka foto Fenty yang tidak diedit, dan kulit model tidak tepat menyerupai standard sosial,” kata seorang user Twitter. Yang lainnya merespon, “Wow! Seorang perempuan dengan wajah bekas jerawat, begitu menyentuh hatiku. Aku tak pernah punya alasan untuk menyukai bekas jerawatku hingga saya melihat ini.”


Lewat wawancara dengan Dazed, Aweng pernah menyampaikan ia sempat mengalami kesulitan mempunyai wajah penuh bekas jerawat. “Orang-orang menyampaikan saya menyerupai jaguar atau eksotis. Kadang saya ingin teriak kepada mereka: ‘Lihat aku, saya bukan hanya sekadar bekas jerawat, saya manusia.’ Tapi saya mengerti. Aku tahu saya berbeda, saya tahu saya mempunyai fitur yang berbeda, dan bagiku itulah kecantikan,” ujarnya.