Riset: Orang Lain Akan Judge Harga Baju Kau Ketika Melihatmu Pertamakali

Beda Dengan Mourinho, Lampard Percaya Pada Pemain Muda Chelsea

Jakarta – Petuah ‘don’t judge a book by its cover’ kadang sulit untuk diterapkan. Penampilan luar sering kali dianggap sebagai cerminan dari jiwa sehingga banyak yang menilai seseorang berdasarkan kulit luarnya.

Bukan hanya bentuk wajah atau tubuh, tidak sanggup dihindari bahwa kadang gaya busana juga bisa mempengaruhi. Berdasarkan penelitian, cara berpakaian bahkan bisa menjadi tolak ukur kompetensi seseorang.

Sebuah riset terbaru menguatkan anggapan bahwa kita sering memberi evaluasi seseorang berdasarkan penampilan. Bukan sesuatu yang baik, namun hal ini memang sering terjadi alasannya otak tidak sanggup menghindari.

Riset: Orang Lain Akan Judge Harga Baju Kamu Saat Melihatmu PertamakaliFoto: Thinkstock


Penelitian itu pun mengungkap kalau informasi berupa tampilan busana seseorang bisa menjadi patokan mengenai kompetensinya. Karenanya, penting untuk memperhatikan pakaian di momen-momen penting, menyerupai interview kerja.

Berita jelek untuk Anda yang tidak suka atau bisa bergaya mahal. Karena berdasarkan para peneliti dari Princeton University, kebanyakan orang akan menilai dari apakah busana pihak lain mahal atau tidak.

Dalam riset, partisipan dalam sembilan studi diminta untuk menawarkan evaluasi mengenai kompetensi terhadap beberapa laki-laki dengan pakaian berbeda. Hasil riset pun memperlihatkan bahwa mereka yang terlihat ‘kaya’ tampak lebih berkompeten dari pada yang kurang, tidak peduli apakah gayanya kasual atau formal. Bukan hal yang baru, penelitian ini ingin menyoroti bahwa memang kita sering kali tanpa sadar menciptakan keputusan terlalu cepat untuk hal-hal penting.

Riset: Orang Lain Akan Judge Harga Baju Kamu Saat Melihatmu PertamakaliFoto: Thinkstock


Untuk menerangkan hal tersebut, para peneliti melaksanakan tes yang berbeda. Dalam sebuah sesi, partisipan diberikan informasi mengenai profesi bahkan penghasilan mereka. Namun akhirnya tetap saja sama yaitu mereka yang terlihat kaya yang dianggap lebih berkompeten.

Peneliti pun menyimpulkan sesuatu yang tolong-menolong kurang positif. Bahwa status sosioekonomi masih sangat berpengaruh. Hal ini bisa berarti bahwa orang-orang dengan penghasilan lebih sedikit dan tidak bisa membeli baju mahal lah yang dirugikan.

Para manajer dan perekrut kerja bisa saja menciptakan perkiraan tanpa sadar yang belum tentu sempurna kepada seorang pelamar kerja. Karena itu, peneliti menyarankan biar mereka menilai pelamar dari dokumen dulu sebelum melihat eksklusif penampilan calon pekerja. Begitu juga dengan para pelamar yang bisa lebih memperhatikan penampilan di momen-momen penting menyerupai wawancara.

Simak Video “Beda Banget! Soimah Sebelum dan Sesudah Pakai Makeup
[Gambas:Video 20detik]