Seperti De Javu, Ini Tampilan Komunitas Muslim Terpencil Di Vietnam

Jenahara dan Noore Rilis Hijab Olahraga yang Nggak Bikin Gerah

Jakarta – Selama ini Vietnam dikenal dengan budaya yang kental dengan dominasi agama Hindu dan Budha. Umat muslim di negara ini tak begitu tersorot media. Siapa sangka, ada komunitas muslim di desa terpencil di sana.

Dilansir dari Mvslim, sebuah desa di perbatasan Vietnam-Kamboja ditinggali masyarakat muslim. Kawasan sungai Mekong itu cukup terisolasi alasannya ialah membutuhkan transportasi berupa bahtera untuk menuju ke sana.

Melihat foto-foto yang didokumentasikan tim Mvslim, para muslimah di sana mempunyai gaya yang ibarat dengan gaya busana muslim di Indonesia tahun 80-an. Banyak yang menggunakan atasan ibarat kebaya, gamis, dan setelan bermotif senada.

Melihat Gaya Hijabers Vietnam Ini Seperti Kembali ke Tahun 80-anGaya hijab muslimah yang tinggal di desa terpencil Vietnam. Foto: Dok. Mvslim

Tonton juga video: ‘Komunitas Muslim di Korea’


Hijab yang mereka pakai mengingatkan kita pada tren tahun 1980-1990 di Indonesia, yaitu ciput berbahan wol, pashmina berbahan brukat, sampai hijab instan lengkap dengan payet dan pet. Warna-warna yang digunakan juga cukup ‘nge-pop’ khas era 90-an.

Melihat Gaya Hijabers Vietnam Ini Seperti Kembali ke Tahun 80-anGaya hijab muslima Vietnam yang ibarat tren busana muslim tahun 80-an di Indonesia. Foto: Dok. Mvslim

Adapun para laki-laki terlihat menggunakan gamis putih atau baju koko lengkap dengan sarung. Baik yang muda ataupun lanjut usia, tampak menggunakan kopiah. Jenis kopiah ibarat ini disebut ‘kopiah haji’ di Indonesia alasannya ialah biasa digunakan bapak-bapak yang sudah naik haji.

Melihat Gaya Hijabers Vietnam Ini Seperti Kembali ke Tahun 80-anPenampilan laki-laki muslim Vietnam menggunakan kopiah ‘haji’. Foto: Dok. Mvslim

Kebanyakan laki-laki di sana mendapat uang dari memancing ikan di sungai. Para perempuan bekerja menghasilkan kain tradisional Vietnam. Secara ekonomi dan pendidikan Islam mereka cukup kesulitan. Banyak sumbangan tiba dari Malaysia dan Indonesia.

Diperkirakan ada sekitar 400 orang muslim yang tinggal di desa ini. Mereka disebut ‘Cham muslim’. Kerajaan Cham di Vietnam mulai mengenal Islam semenjak kala 17. Namun pengajaran Islam tidak meluas ke kawasan tengah Vietnam alasannya ialah banyak sekali halangan.

Seperti De Javu, Ini Tampilan Komunitas Muslim Terpencil di Vietnam