Son Dikartu Merah, Mourinho: Rudiger Pastinya Mengalami Patah Tulang Rusuk

Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menyerang Antonio Ruediger berakting usai Son Heung min dikartu merah. (Foto: Ian Walton / AP Photo)Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menyerang Antonio Ruediger berakting usai Son Heung min dikartu merah. (Foto: Ian Walton / AP Photo)

LondonJose Mourinho sepenuhnya tidak bahagia dengan kartu merah Son Heung-min. Manajer Tottenham Hotspur itu meyakini bahwa Antonio Ruediger bereaksi berlebihan.

Son diusir di tengah-tengah permainan dikala Tottenham disungkurkan Chelsea 0-2 di hadapan publik sendiri dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/12/2019). Bintang sepakbola Korea Selatan itu diacungi kartu merah oleh wasit sesudah menendang Ruediger yang didahului dengan investigasi melalui VAR.

[Gambas:Opta]

Bek Chelsea itu kemudian jatuh sembari mengerang kesakitan. Son meninggalkan lapangan permainan dengan bahaya mangkir di tiga pertandingan Tottenham berikutnya, sesudah sebelumnya dikartu merah usai menekel gelandang Everton Andre Gomes pada November lalu.

Pasca pengusiran Son, Tottenham semakin sulit untuk membuat gol balasan. Menurut Mourinho, Son tidak layak dikartu merah sebab Ruediger hanya berakting saja.


“Saya harap Ruediger akan sembuh dari patah tulang rusuk sebab beliau sudah niscaya akan mengalami patah tulang rusuk,” Mourinho menyampaikan dengan sarkasme sebagaimana dilansir Mirror.

“Ruediger sudah niscaya sedang menjalani pemindaian di rumah sakit sebab patah tulang rusuk sebab itu yaitu situasi yang sangat keras,” sambung mantan manajer Chelsea dan Manchester United itu.


“Di beberapa negara menyerupai negara saya, sebagai rujukan dengan budaya kami kami terbiasa bermain akil tapi di negara ini, dan salah satu alasan aku jatuh cinta dengan negara ini di 2004 yaitu sebab kita tidak menyebutnya cerdik, kita memanggilnya dengan sebutan lain yang aku menolak menyebutkannya.”

“Saat itu kami mencari sebuah gol bukannya sebuah gol yang tiba melainkan kartu merah. Kemudian pertandingannya sudah terang gampang bagi mereka untuk dikendalikan, dengan para pemain yang cantik secara teknik dan kelebihan jumlah pemain. Kemudian semenjak dikala itu menjadi lebih sulit,” sungut Mourinho.

Simak Video “Sentuhan Pertama Mourinho ke Skuat Tottenham
[Gambas:Video 20detik]