The Trending Store, Toko Baju Yang Hanya Jual Barang-Barang Viral Di Medsos

Viral Foto Kekacauan di Toko Setelah Pesta Diskon Akhir Tahun

London – Banyak tren fashion yang muncul sehabis jadi viral di media sosial. Nah, toko satu ini mengumpulkan benda-benda yang viral di Instagram dan menjualnya.

The Trending Store, sebuah butik pop-up di London, Inggris, khusus menjual fashion item yang pernah trending atau terkenal sebab media sosial. Sedikitnya ada 100 produk per hari yang akan dijual dalam toko tersebut.

Menggunakan kecerdasan buatan, perusahaan teknologi Next Atlas melacak lebih dari 400 ribu fashion influencer setiap harinya di sekitar 1.000 kota untuk mencari tahu barang-barang apa saja yang terkenal di hari itu. Setelah itu tim stylist akan tiba ke retailer Westfield London dan ‘berburu’ 100 benda terpopuler untuk dijual di pop-up store.

The Trending Store, Toko Baju yang Hanya Jual Barang-barang Viral di MedsosFoto: istimewa


“Secara online, para pembeli kan memang terinspirasi dari para influencer dan terbiasa dipandu oleh artificial intelligence (AI), dengan produk-produk yang ditunjukkan kepada mereka menurut sikap (di internet),” terang Marketing Chief Westfield Myf Ryan, menyerupai dikutip dari Metro.

Panduan belanja memakai kecerdasan buatan atau AI biasanya tidak lantas diterjemahkan ke dalam butik konvensional. Tapi lebih kepada menarik minat pengguna internet untuk membelinya secara online.

The Trending Store, Toko Baju yang Hanya Jual Barang-barang Viral di MedsosFoto: istimewa


Maka dapat dibilang toko pop-up The Trending Store ini lah yang pertama kali menerjemahkan benda-benda viral di internet ke retailer dalam bentuk fisik.

“Menggunakan analis data, NextAtlas, memungkinkan kita dapat membawa produk-produk yang trending di internet ke toko secara real time. Sebuah refleksi faktual dari percakapan sosial yang dibawa ke bentuk fisik,” tambahnya.

Tak sekadar untuk mendapat keuntungan, The Trending Store juga dibangun demi tujuan baik. Hasil penjualan di toko ini akan didonasikan ke tubuh amal Save The Children.

Simak Video “Sebuah Pengakuan Seorang Cross Hijaber
[Gambas:Video 20detik]