Tren Baju Lebaran 2018 Berdasarkan Desainer Tuty Adib

Hijab Seperti Ini yang Akan Banyak Dipakai Saat Idulfitri 2019

Jakarta

Bulan suci Ramadhan tinggal menunggu hitungan minggu. Salah satu hal yang paling menyita perhatian dikala bulan Ramadhan ialah tren busana muslim. Penjualan busana muslim biasanya meningkat tajam di bulan ini.
Menyambut momen penting tersebut, desainer busana muslim Tuty Adib sudah dapat memprediksi tampilan menyerupai apa yang banyak ditemukan nanti. Prediksi tren baju Lebaran Tuty tiba dari tren fashion yang sudah bergulir dari awal tahun sampai ciri khas baju Idulfitri di Indonesia.


1. Kaftan

Tren Baju Idulfitri 2018 Menurut Desainer Tuty AdibFoto: Dok. HIJUP

“Pertama, penggunaan kaftan masih akan disenangi para perempuan muslim. Hal ini disebabkan bentuknya yang longgar, nyaman dipakai, dan tetap terlihat sopan,” ungkap Tuty Adib kepada Wolipop pada Jumat (20/04/2018) di Hotel Haris Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Menurut Tuty, kaftan sudah menjadi ‘ciri khas’ baju lebaran di Indonesia yang sulit dipisahkan. Tahun ini, kemungkinan para desainer akan kembali berinovasi dengan kaftan.

2. Scarf Motif

Tren Baju Idulfitri 2018 Menurut Desainer Tuty AdibFoto: Instagram @MegaIskanti

Tampaknya tren scarf motif akan menemui puncaknya lebaran tahun ini. Desain yang ditawarkan para lokal brand, desainer, sampai ilustrator sudah sangat beragam. Mereka juga sudah menyajikan materi yang nyaman digunakan dikala lebaran.
“Orang-orang mungkin akan lebih menentukan busana yang simple dan nyaman. Kemudian kerudungnya scarf motif berbahan voal,” ujar desainer yang sudah menampilkan busananya di London Fashion Scout baru-baru ini.


Baca Juga: Baju Idulfitri Warna Putih Masih Tren atau Sudah Kuno? Ini Kata Desainer


3. Etnik

Tren Baju Idulfitri 2018 Menurut Desainer Tuty AdibFoto: Instagram @Riamiranda

Isu nasionalisme sedang marak diperbincangkan beberapa waktu terakhir. Hal itu dapat kuat pada penampilan para perempuan muslimah dikala lebaran.
Pemilihan busana etnik tak selalu berkutat pada busana batik atau kain tradisional. Motif-motif tradisional yang dicetak ke dalam scarf dapat jadi pilihan untuk tampil lebih nasionalis. Kebaya yang dimodifikasi jadi tunik juga tak kalah menarik.