Waspada, 3 Trik Psikologi Ini Sering Bikin Kau Belanja Lebih Banyak Baju

Ini 7 Strategi Uniqlo yang Nggak Kamu Sadari Saat Berbelanja

Jakarta

Akhir pekan ini mungkin ingin dihabiskan untuk main ke mall dan belanja baju. Jika memang ada kebutuhan, mengunjungi beberapa toko dan mencoba sejumlah busana untuk mencari opsi terbaiknya tentu tidak masalah. Namun hindari terpincut dengan strategi-strategi toko yang sengaja ingin menarik hati Anda. Berikut empat trik psikologi yang sering bikin Anda belanja baju lebih banyak dari yang seharusnya.

1. Dressing Room
Anda mungkin sering kalap dikala masuk ke satu toko. Niat awalnya mungkin hanya untuk membeli satu kemeja namun dikala keluar toko membawa sekantong penuh belanjaan. Kamar ganti atau dressing room pun sanggup disalahkan. Dilansir Money, retailer dan merk baju tahu jikalau pelanggan sudah masuk ke dressing room artinya mereka sudah setengah jalan untuk membeli item-item yang akan dicoba. Karena itu, kamar ganti sengaja dibentuk supaya Anda merasa cantik. Toko pun berinvestasi banyak untuk dressing room.

“Retailer memakai cermin yang sanggup mengubah tampilan bentuk untuk membuat pembelanja terlihat lebih kurus, mengetahui kebanyakan orang akan membeli baju jikalau mereka suka dengan apa yang mereka lihat,” kata andal konsumer Andrea Woroch.

“Beberapa toko akan memiringkan cermin juga untuk membuat refleksi yang lebih panjang dan kurus atau memakai pencahayaan redup untuk membuat(kulit)mu terlihat lebih gelap yang juga meningkatkan penampilanmu,” tambahnya.

Lalu bagaimana caranya supaya Anda tak tertipu trik kamar ganti. Karena bukan hanya membuat pembelanjaan lebih banyak tapi juga membuat Anda berpikir bahwa baju yang gotong royong tak terlalu bagus terlihat lebih menarik. Andrea menyarankan untuk selalu melihat di cermin di luar kamar ganti. Pastikan pula jikalau gerai tersebut mendapatkan dan mengganti uang jikalau Anda ingin memulangkan busana.

2. Diskon Terlalu Bagus
Bukan belakang layar lagi toko sering menarik hati para pelanggan dengan penawaran diskon. Jika diskon terlihat terlalu bagus, sebaiknya Anda perlu waspada. Pelanggan akan berpikir bahwa mereka akan untung jikalau menerima pecahan harga yang lebih banyak. Padahal barang itu belum tentu diperlukan atau berkualitas. Selalu beli apa yang gotong royong Anda butuhkan.

3. Diskon Segera Berakhir
Dikatakan pula jikalau toko dan retailer punya taktik marketing yang membuat pembeli merasa tidak ingin ketinggalan penawaran menarik. Salah satu caranya yaitu dengan menghadirkan promo terbatas, contohnya hanya satu hari atau Istimewa simpulan pekan. Andrea mengungkap jikalau kebanyakan tujuan sale yaitu untuk meningkatkan penjualan alasannya yaitu itu niscaya ada hal lain di baliknya.

Agar tak sering-sering tertipu cara ini hindari terpapar promosi yang biasanya diinformasikan melalui email. Karena itu, jangan berlangganan ‘newsletter’ merk pada email yang setiap hari Anda buka.

Simak Video “Dibuat dari Wol, Boneka Ini Mirip Hewan Sungguhan!
[Gambas:Video 20detik]